Terkini.id, Jakarta – Politisi PDIP, Ruhut Sitompul menanggapi pernyataan pengamat politik, Rocky Gerung soal beasiswa yang ditawarkan Sekjen PDIP, Hasto Kristiyanto untuk kajian perbandingan kepemimpinan SBY dan Jokowi.
Ruhut Sitompul melontarkan sindiran keras dan blakblakan bahwa Rocky Gerung semakin dungu.
“Rocky Gerung menuding Hasto hendak membalik data terkait pemberian beasiswa pendidikan untuk kajian perbandingan kepemimpinan SBY dan Jokowi. Hasto membantah,” katanya melalui akun Twitter @ruhutsitompul pada Minggu, 31 Oktober 2031.
“Rocky menggerung makin dungu saja, diberi pelajaran Sekjen PDI Perjuangan Mas Hasto MERDEKA,” sambung Ruhut Sitompul.
Sebelumnya, Rocky Gerung mengkritik rencana Hasto Krisiyanto soal beasiswa untuk membandingkan kepemimpinan Presiden RI ke-6, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi).
Rocky menilai bahwa maksud Hasto menawarkan beasiswa itu adalah agar kepemimpinan Jokowi bisa diberi pujian dan kepemimpinan SBY bisa diberi hardikan.
“Yang ajaib nanti kalau misalnya S3 orang mendaftar itu menemukan data konkret bahwa di masa SBY, ruang fiskal kita, Pak Anthoni, membesar 200 persen. Di masa Jokowi membesar 20 persen,” katanya pada Kamis, 28 Oktober 2021, dilansir dari Detik News.
“Demikian juga ruang kemakmuran meningkat 300 persen, di masa Jokowi meningkat hanya 20 persen juga,” sambungnya.
Rocky Gerung menilai Hasto mencetuskan pemberian beasiswa itu untuk membalikkan data.
“Jadi ajaib PDIP, mengajukan semacam sayembara untuk membalik data itu. Padahal itu data internasional dicatat di semua financial market. Ada di data Bank Dunia,” kata Rocky Gerung.
“Jadi anda bayangkan kepanikan dari partai pelapor ini, terhadap keadaan rakyat Indonesia sehingga Hasto kepaksa bikin sayembara. Masih beasiswa. Tentu dengan maksud agar data itu berubah,” tambahnya.
Adapun Hasto Kristiyanto telah membantah tudingan yang dilontarkan oleh Rocky Gerung itu.
“Tidak benar, beasiswa yang diberikan juga tidak ada muatan kepentingan politik. Kami belajar dari sikap Bung Karno yang menegaskan ‘Go to hell with your aid’ ketika bantuan asing mau mendikte kedaulatan bangsa,” katanya, Sabtu.
Hasto juga menegaskan bahwa penelitian para pendaftar akan dibimbing oleh dosen-dosen dari universitas masing-masing dan tidak akan ada campur tangan PDIP.
“Jadi kalau Bung Rocky Gerung menuduh penelitian itu untuk memutar balikkan fakta, maka dia sama saja tidak percaya dengan kredibilitas dan integritas dari universitas-universitas ternama seperti UI, UGM, UNAIR, UNPAD, Universitas Pelita Harapan, Oslo University, dll,” ucapnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
