Terkini.id, Jakarta – Pernyataan Putri Presiden pertama RI Soekarno, Sukmawati, mendadak jadi kontroversi di publik lantaran menyebut Partai Komunis Indonesia atau PKI berideologi Pancasila.
Pernyataan itu dilontarkan Sukmawati saat berbicara di program Indonesian Lawyers Club (ILC) yang tayang di tvOne pada Selasa malam, 29 September 2020.
Dalam tayangan itu, Sukmawati mengaku mendapatkan informasi dari para senior tokoh Partai Nasional Indonesia (PNI).
Menurut informasi tersebut, kata Sukmawati, ideologi PKI adalah Pancasila.
“Mereka (senior tokoh PNI)mengatakan PKI tak menolak Pancasila. PKI ideologi apa sih? Ideologinya Pancasila,” ujar Sukmawati.
- Promo Kartini Garuda Indonesia Makassar Berikan Cashback bagi Pengguna BNI
- Penutupan Darul Arqam III Tegaskan Komitmen Kaderisasi di Unismuh
- Alumni Teknik Unhas Angkatan 87 Bersiap Gelar Reuni di Kota Malang
- Puluhan UMKM Ikuti UMK Academy 2026 di Makassar, Fokus Green Business dan Digital Marketing
- Grand Opening Bursa Sajadah Makassar, Kemenhaj Sulsel: Jawaban Kebutuhan Jamaah dan Peluang UMKM Lokal
Ia pun lantas mempertanyakan mengapa publik mempermasalahkan terkait PKI.
“Jadi kenapa jadi masalah? PKI itu ideologinya Pancasila,” kata Sukmawati.
Kendati demikian, ia meyakini bahwa paham komunis saat ini sudah tak ada lagi secara organisasi.
Namun, kata Sukmawati, tak menutup kemungkinan kader komunis bawah tanah (underground) masih ada hingga saat ini.
“Secara institusi atau kepartaian sudah enggak ada. Kalau secara idelogi saya enggak tahu, kader komunis underground juga setuju dengan Pancasila atau mereka bercita-cita komunisme ala Uni Soviet atau RRT,” ujarnya.
Pernyataan Sukmawati terkait PKI berideologi Pancasila tersebut sempat menjadi trending topic di media sosial Twitter.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
