Soal Kabar Jadi Presiden Butuh Rp 8 Triliun, Ridwan Kamil: Duit dari Mana?

Soal Kabar Jadi Presiden Butuh Rp 8 Triliun, Ridwan Kamil: Duit dari Mana?

Effendy Wongso
Redaksi

Tim Redaksi

Terkini.id, Jakarta – Soal kabar jadi presiden butuh Rp 8 triliun, Ridwan Kamil: duit dari mana? Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengungkapkan rencana politiknya dalam beberapa tahun ke depan. Ia bilang, setelah berencana masuk partai politik tahun depan maka ia juga tidak menampik bakal maju sebagai calon presiden (capres) di Pilpres 2024.

Jika hendak maju sebagai capres, pria yang akrab disapa Kang Emil itu mengaku sudah belajar banyak ketika ikut dua kali Pilkada di Jawa Barat. Menurutnya, menjadi Presiden RI setidaknya membutuhkan tiga syarat.

“Saya belajar dari dua kali Pilkada sebagai pengantin Pilkada, bahwa untuk maju menjadi pemimpin di Indonesia syaratnya tiga. Satu, elektabilitas dan kesukaan,” terang Ridwan Kamil dalam acara Fisipol Leadership Forum: Road to 2024 yang diadakan Fisipol UGM Yogyakarta, Kamis 2 Desember 2021.

“Dua, ada logistik. Mahal kan triliunan yang saya dengar untuk jadi presiden menurut riset. Nah, (katanya) Rp 8 triliun, ini duit dari mana Rp 8 triliun,” imbuhnya.

Selanjutnya, sebut Ridwan Kamil, syarat ketiga adalah capres harus diusung partai politik sesuai sistem demokrasi di Indonesia.

Baca Juga

Dari tiga syarat tersebut, satu di antaranya ia optimistis sudah memilikinya yaitu elektabilitas. Tidak heran, lantaran dalam berbagai survei elektabilitas capres 2024, namanya kerap muncul dalam jajaran atas.

Sementara, imbuh Ridwan Kamil, dua syarat lainnya yaitu uang dan partai, ia mengaku belum memilikinya.

“Setelah saya teliti, elektabilitas kesukaan itu berbanding lurus dengan kinerja. Sekarang saya meningkatkan nomor satu yang saya miliki saja. Kan ini paling murah dengan kerja baik sesekali populisme bikin konten melaporkan apa (kinerja), ya saya seimbangkan,” katanya.

Selain ‘nyapres’, Ridwan Kamil juga memiliki rencana lain apabila tidak ada yang mengusungnya sebagai capres 2024. Ia berencana maju Gubenur Jawa Barat untuk periode keduanya.

Ia mengungkapkan, seumpama ternyata tidak ada partai yang mengusung maka yang paling realistis dalam menu politiknya adalah melanjutkan gubernur jilid dua.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.