“Saya rasa KPK bekerja dengan profesional. KPK bisa memanggil siapa saja di negeri ini dan kita sudah saksikan itu,” katanya.
“Saya tidak dapat memvalidasi atau menolak statement tersebut. Saya sendiri tidak pernah mendengar secara langsung kutipan itu,” tambahnya.
Lalu, Anies Baswedan menjelaskan tentang rumor adanya peran mantan Ketua KPK, Novel Baswedan dalam kasus tersebut.
Sekedar catatan, Novel Baswedan adalah sepupu dari Anies Baswedan.
“Terkait perlindungan, saya percaya perlindungan terkuat bukan dari partai, kerabat, atau penguasa, tapi dari ketaatan pada aturan hukum, regulasi,” tuturnya.
- Cek Fakta: KPK Temukan Bukti Anies Baswedan Korupsi di Formula E
- Anies Baswedan Beli Tiket Formula E Jakarta Sendiri, Komisaris Pelni Beri Sentilan Menohok
- Rocky Gerung Bandingkan Kasus Formula E Anies Baswedan dan E-KTP Ganjar Pranowo
- DPRD DKI Jakarta Curiga Terhadap Anies Baswedan yang Menutupi Laporan Keuangan Formula E Jakarta
- Anies Dikritik soal Penggunaan Bambu dalam Pembangunan Sirkuit Formula E, Anggota TGUPP Singgung Tol Semarang-Demak
“Pegangan saya 2 hal, saya menyandar kepada Allah dan aturan,” sambungnya.
Disisi lain, pada bulan Maret 2023, KPK menegaskan bahwa penyelidikan kasus dugaan korupsi Formula E masih akan terus berlanjut.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
