Terkini.id, Jakarta – Budayawan, Emha Ainun Nadjib atau yang akrab disapa Cak Nun mendorong Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk berdialog dengan Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab.
Hal itu disampaikan Cak Nun menanggapi peristiwa penembakan 6 laskar FPI oleh aparat kepolisian hingga mengakibatkan keenam pengikut Rizieq Shihab tersebut meninggal.
Lewat cuitannya di Twitter, Selasa 8 Desember 2020, Cak Nun mengatakan sudah saatnya Jokowi berdialog empat mata dengan Rizieq.
Hal itu ia sarankan sambil menunggu Presiden Jokowi mengucapkan belasungkawa atas meninggalnya 6 laskar FPI dalam insiden tersebut.
“Sambil menunggu Presiden mengucapkan belasungkawa atas meninggalnya enam (6) rakyatnya: sekarang saatnya terjadi Dialog 4 mata antara Jokowi dengan Habib Rizieq,” cuit Cak Nun.
- Keselamatan Jadi Prioritas, Grab Bersama Kemenhub dan AISI Gelar Pelatihan Nasional bagi Mitra Pengemudi
- Bupati Gowa Tinjau Pelayanan RSUD Syekh Yusuf dan MPP, Pastikan Layanan Publik Berjalan Optimal
- Pengurus KONI Jeneponto Bakal Dipanggil Komisi IV DPRD Usai Anggaran Rp 590 Juta Cair Seluruhnya
- Satu Dekade Hotel Melia Makassar, Tebar Manfaat Lewat Fun Run hingga Bersih Pantai
- Jumpa SEMALAM Jadi Ajang Kumpul Para Seniman Makassar, Ikhtiar Merawat Seni di Kota Daeng
Dialog itu, kata Cak Nun, bisa diawali oleh Mantan Wapres RI, Jusuf Kalla (JK) dengan ulama KH Mustofa Bisri atau Gus Mus.
“Diawali misalnya oleh Pak Jusuf Kalla dan Gus Mus (KH Mustofa Bisri),” ujarnya.
Sebelumnya, Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran dikutip dari CNNIndonesia menyampaikan pihak kepolisian telah menembak enam orang diduga simpatisan Habib Rizieq hingga meninggal dunia tadi subuh.
Kepolisian mengungkapkan ada enam orang yang meninggal dunia stelah ditembak aparat di Kawasan Cikampek, Senin 7 Desember 2020.
Enam orang itu ditembak karena disebutkan menyerang petugas polisi. Enam orang tersebut diketahui mengawal Pentolan FPI, Habib Rizieq Shihab.
“Tadi pagi sekitar pukul 00.30 WIB di Jalan Tol Jakarta Cikampek, KM 50 telah terjadi penyerangan terhadap anggota Polri yang sedang melaksanakan tugas penyelidikan terkait rencana pemeriksaan Rizieq Shihab yang dijadwalkan berlangsung hari ini jam 10. 00 WIB,” terang Fadil.
Fadil menyampaikan, massa yang menyerang petugas adalah massa yang dikerahkan untuk mengawal pemeriksaan Rizieq Shihab. Massa berada dalam sebuah kendaran.
“Ketika anggota mengikuti kendaran yang diduga adalah pengikut Rizieq petugas dipepet kemudian diserang menggunakan senjata api,” terang Fadil.
“Anggota yang terancam keselamatan jiwanya karena diserang kemudian melakukan tindakan tegas terukur terhadap kelompok yang iduga pengikut MRS. Meninggal dunia sebanyak 6 orang,” tambahnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
