Terkini.id, Jakarta – Budayawan, Emha Ainun Nadjib atau yang akrab disapa Cak Nun mendorong Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk berdialog dengan Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab.
Hal itu disampaikan Cak Nun menanggapi peristiwa penembakan 6 laskar FPI oleh aparat kepolisian hingga mengakibatkan keenam pengikut Rizieq Shihab tersebut meninggal.
Lewat cuitannya di Twitter, Selasa 8 Desember 2020, Cak Nun mengatakan sudah saatnya Jokowi berdialog empat mata dengan Rizieq.
Hal itu ia sarankan sambil menunggu Presiden Jokowi mengucapkan belasungkawa atas meninggalnya 6 laskar FPI dalam insiden tersebut.
“Sambil menunggu Presiden mengucapkan belasungkawa atas meninggalnya enam (6) rakyatnya: sekarang saatnya terjadi Dialog 4 mata antara Jokowi dengan Habib Rizieq,” cuit Cak Nun.
- Imbas Kelangkaan BBM, Disdik Makassar Terapkan Pembelajaran Daring untuk TK, SD dan SMP
- Four Points by Sheraton Makassar Genap 11 Tahun, Rayakan dengan Aksi Sosial dan Syukuran
- New Veloz Hybrid EV Dongkrak Penjualan Toyota di Segmen Low MPV, Market Share Capai 66,2 Persen
- Alfamart-Sweety Lanjutkan Kolaborasi Sahabat Posyandu, Jangkau 8.400 Penerima Manfaat
- Polres Jeneponto Perketat Pengamanan di Seluruh SPBU, Antisipasi Isu Kelangkaan BBM dan Antrian Panjang
Dialog itu, kata Cak Nun, bisa diawali oleh Mantan Wapres RI, Jusuf Kalla (JK) dengan ulama KH Mustofa Bisri atau Gus Mus.
“Diawali misalnya oleh Pak Jusuf Kalla dan Gus Mus (KH Mustofa Bisri),” ujarnya.
Sebelumnya, Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran dikutip dari CNNIndonesia menyampaikan pihak kepolisian telah menembak enam orang diduga simpatisan Habib Rizieq hingga meninggal dunia tadi subuh.
Kepolisian mengungkapkan ada enam orang yang meninggal dunia stelah ditembak aparat di Kawasan Cikampek, Senin 7 Desember 2020.
Enam orang itu ditembak karena disebutkan menyerang petugas polisi. Enam orang tersebut diketahui mengawal Pentolan FPI, Habib Rizieq Shihab.
“Tadi pagi sekitar pukul 00.30 WIB di Jalan Tol Jakarta Cikampek, KM 50 telah terjadi penyerangan terhadap anggota Polri yang sedang melaksanakan tugas penyelidikan terkait rencana pemeriksaan Rizieq Shihab yang dijadwalkan berlangsung hari ini jam 10. 00 WIB,” terang Fadil.
Fadil menyampaikan, massa yang menyerang petugas adalah massa yang dikerahkan untuk mengawal pemeriksaan Rizieq Shihab. Massa berada dalam sebuah kendaran.
“Ketika anggota mengikuti kendaran yang diduga adalah pengikut Rizieq petugas dipepet kemudian diserang menggunakan senjata api,” terang Fadil.
“Anggota yang terancam keselamatan jiwanya karena diserang kemudian melakukan tindakan tegas terukur terhadap kelompok yang iduga pengikut MRS. Meninggal dunia sebanyak 6 orang,” tambahnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
