Sindir Pedas Cuitan Jokowi, Ujang Komarudin: Pesan yang Ambyar

Sindir Pedas Cuitan Jokowi, Ujang Komarudin: Pesan yang Ambyar

R
R
Resty
Redaksi

Tim Redaksi

Terkini.id, Jakarta – Pengamat politik, Ujang Komarudin melontarkan sindiran kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang menuliskan sebuah cuitan di tengah hebohnya berita invasi Rusia di Ukraina.

Cuitan yang dimaksud Ujang Komarudin ini adalah soal seruan Presiden Jokowi untuk berhenti perang.

“Setop perang. Perang itu menyengsarakan umat manusia, dan membahayakan dunia,” kata Jokowi melalui akun Twitter resminya pada Kamis, 24 Februari 2022.

Ujang Komarudin menilai cuitan Presiden Ketujuh RI itu tidak jelas pesannya ditujukan kepada siapa.

Pasalnya, Presiden Jokowi tidak secara eksplisit meminta Rusia atau Ukraina menghentikan konflik.

Baca Juga

“Pesan yang ambyar. Semestinya dikeluarkan atau digunakan diksi setop perang antara Rusia dengan Ukraina,” katanya pada Senin, 28 Februari 2022.

Ujang Komarudin mengatakan bahwa permintaan menyetop perang tanpa menyebut nama negaranya membuat makna cuitan Jokowi bisa menjadi umum.

“Semestinya sebagai Presiden membuat pernyataan yang jelas, tegas, dan lugas agar menghentikan atau setop perang antara Rusia dan Ukraina,” jelasnya.

Direktur Eksekutif Indonesia Political Review (IPR) ini mengatakan bahwa rakyat bisa saja memaknai cuitan Jokowi itu hanya mengajak agar publik berhenti beropini.

Terlebih lagi, cuitan tersebut dibuat saat ada usulan penundaan Pemilu 2024 yang disertai narasi perpanjangan masa jabatan Presiden RI.

“Kalau hanya sekadar setop perang. Rakyat Indonesia bisa juga memaknai dengan setop perang opini antara pendukung dan penolak perpanjangan masa jabatan presiden,” kata Ujang Komarudin.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.