Soal Prosesi Kendi Nusantara, Gus Nur: Kita Tunggu Murka Allah, Ndak Lama Ini

Soal Prosesi Kendi Nusantara, Gus Nur: Kita Tunggu Murka Allah, Ndak Lama Ini

R
R
Resty
Redaksi

Tim Redaksi

Terkini.id, Jakarta – Pendakwah, Sugik Nur alias Gus Nur menyinggung soal prosesi Kendi Nusantara di Titik Nol Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara yang dilakukan Presiden Joko Widodo alias Jokowi bersama Gubernur se-Indonesia beberapa waktu yang lalu.

Gus Nur meyakini bahwa tak lama lagi, murka Allah atau murka alam akan menghampiri Indonesia.

Hal ini disampaikan Gus Nur melalui video berjudul “300 Ayat Al-Qur’an Itu Dihapus Saja – Teroris ItuLahir dari Pesantren – Haji Itu Diharamkan Saja” yang tayang di kanal YouTube Gus Nur 13 Official pada Selasa, 15 Maret 2022.

Sesuai judul, Gus Nur dalam video tersebut membahas soal Pendeta Syafuddin yang mengucapkan kalimat-kalimat kontroversial, mulai dari meminta menghapus 300 ayat Alquran hingga mengusulkan pelarangan haji.

Ia menilai masyarakat harus mempersiapkan diri dari sekarang, mulai dari mental, Sumber Daya Manusia (SDM), serta sarana dan prasarana.

Baca Juga

Pasalnya, hukum alam mulai terus berjalan akibat menonjolnya kemusryikan dan juga ditambah pernyataan seperti Pendeta Syafuddin.

“Kemusyirikan, kesyirikan sudah semakin cetewelo-welo di depan mata juga. Ada Kendi Nasional, ada ngumpulkan tanah dan air, macam-macamlah,” katanya.

Gus Nur juga menyinggung soal peresmian mobil Esemka yang dulu disertai ritual siram air kembang dan pecah kendi.

Ia menilai bahwa “ritual pecah kendi” ini memang telah menjadi budaya Indonesia yang dilakukan dalam berbagai kesempatan, seperti saat membeli pesawat baru, meresmikan gedung, dan lain-lain.

Gus Nur mengatakan bahwa aroma-aroma klenik dan aroma-aroma dukun memang terasa sangat kental.

“Nah, sekarang pindah Ibu Kota baru, pecah kendi atau kendi nasional atau apalah. Ya monggo, kita tunggu ini, kalau waktu berjalan ini, kita tunggu seminggu, sebulan, kita tunggu. Apa nanti akan menjadi Ibu Kota gaib kayak Esemka? Ibu Kota tanpa wujud seperti Esemka?” kata Gus Nur.

“Nah, makar Allah berjalan ini, tipu muslihat ini berjalan ini. Kita tunggu ini murkanya alam, murkanya Allah ini kita tunggu ini, ndak lama ini, hitung mundur dari sekarang. Imanku mengatakan, hitung mundur dari sekarang,” sambungnya.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.