Terkini.id, Makassar – Inspektorat Kota Makassar tengah mendalami penyebab peladen atau server Peneriman Peserta Didik Baru (PPDB) yang sering kali eror. Akibatnya, orang tua siswa dan peserta kesulitan mengakses server.
Kepala Inspektorat Kota Makassar Zainal Ibrahim mengatakan akan memanggil semua Satuan Perangkat Kerja Daerah (SKPD) yang terkait, Badan Pengelolaan Keuangan Asli Daerah, Pengelola Ujian Nasional Perbaikan (UNP) dan Dinas Komunikasi dan Informatika.
“Saya baru dapat informasi tapi kami mau klarifikasi dalam satu dua hari ini, nanti ini mungkin kami sudah panggil semua SKPD-nya,” kata Zainal, Rabu, 8 Juli 2020.
Zainal menegaskan, PPDB di Kota Makassar bermasalah pada bagian server. Menurutnya, pihak Diskominfo paling bertanggung jawab soal itu lantaran server tersebut berada dalam kendalinya.
“Dinas kominfo ini ada permasalahan dan ini kita mau cari tau apa permasalahanya,” ungkapnya.
- Wali Kota Makassar Pastikan Pembenahan TPA Tamangapa Terus Berlanjut, Menteri LH Apresiasi Progres Sanitary Landfill
- Didampingi Komisaris MIND ID, Bupati Kolaka Buka Suara Soal Ketegangan di Area Hauling PSN Pomalaa
- MIND ID Dukung Penuh Operasi PT Vale di Pomalaa, Perkuat Kepastian Investasi dan Hilirisasi Berkelanjutan
- Makassar Dipilih karena Punya Potensi Besar, PB Djarum Cari Calon Bintang Bulutangkis
- Pertamina Patra Niaga Sulawesi Tambah Pasokan LPG 3 Kg di Sulsel hingga 34 Persen, Penyaluran Berangsur Kondusif
Pemeriksaan tersebut, kata Zainal, berkaitan dengan alasan Diskominfo tidak menambah between server sehingga sering terjadi down. Oleh karena itu, orang tua siswa maupun siswa sulit mengakses sistem.
“Itu masalahnya. Nanti sementra ini kita periksa juga,” kata dia.
Lebih jauh, Zainal menilai kapasitas server menjadi buruk. Akibatnya, server down atau tak bekerja maksimal. Sehingga, kata Zainal, Disdik tidak bisa mengeksekusi administrasi penerimaan siswa baru tersebut.
Untuk itu, pihaknya akan melakukan pemetaan klarifikasi dan melakukan percepatan mencari akar persoalannya, sehingga bisa diselesaikan.
“Kita mau cari tahu dan perintah wali kota itu harus cepat ditangani dalam beberapa hari ini supaya tidak berlarut-larut,” pungkasnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
