Terkini.id, Makassar – Kendati tak ada pemeriksaan tes usap massal di Makassar, tren kasus Covid-19 tetap menanjak. Pasalnya, laboratorium pemeriksaan spesimen mengalami gangguan. Potensi zona merah kembali menghantui.
Plt Kepala Dinas Kesehatan (Diskes) Makassar, Agus Djaja Said menyebut selama sepekan ini Puskesmas tak membuka tes usap massal.
Kendati begitu, ia mengatakan semua jenis pelayanan tetap dibuka.
“Kita masih menunggu dulu petunjuk, karena ini persoalan laboratoriumnya. Kalau kita lakukan apakah dia siap terima atau tidak,” kata Agus, Rabu, 6 Januari 2021.
Agus mengatakan khusus pemeriksaan spesimen bagi warga yang memiliki kontak erat dengan pasien Covid-19 tetap difasilitasi. Termasuk warga yang punya gejala-gejala Covid-19.
- Membangun Kekuatan, Membuka Jalan Kesejahteraan, Satgas TMMD ke-128 Bangun Talud, Jamin Infrastruktur Desa
- Membangun Dasar Pemerintahan Bersih, Kolaborasi Pemkab Jeneponto dan KPK Gagas Pencegahan Korupsi
- Perkuat Mitigasi Kebakaran, Pertamina Patra Niaga Sulawesi Latih Masyarakat Gunakan APAR
- Kepala Bapenda Makassar Dampingi Wali Kota Terima Penghargaan Nasional di Hari Otda 2026
- Satu-satunya dari Luar Jawa, Makassar Raih Predikat Kinerja Tertinggi di Hari Otda 2026
“Swab kontak erat kita masih tetap lakukan. Karena itu untuk menjaga terjadinya penularan yang lebih luas. Cuma memang jumlahnya terbatas,” sambungnya.
Sebelumnya, ada beberapa puskesmas yang terpaksa menutup pelayanan lantaran sejumlah tenaga kesehatan (nakes) terpapar Covid-19. Tetapi, pihaknya sudah mengantisipasi hal tersebut.
“Sekarang kalau ada yang terpapar langsung kita isi dengan nakes dari puskesmas lain. Supaya pelayanan kita tetap berjalan seperti biasa,” terangnya.
Sebelumnya, Ketua Tim Ahli Epidemiologi Covid-19 Kota Makassar, Ansariadi mengatakan penelusuran kontak erat memang tidak bisa dihentikan. Harus terus dilakukan. Hal ini agar potensi penularan bisa dicegah.
“Yang terpenting adalah penelusuran kontak. Mereka yang terpapar harus bisa segera ditemukan supaya bisa dilakukan tindakan pencegahan,” tandasnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
