Terkini, Makassar – Pj Gubernur Sulsel Prof Fadjry Djufry meminta Dinas Peternakan Sulsel bisa menggenjot produksi peternakan di Sulsel. Menurutnya, sektor peternakan memiliki peran sentral dalam menyukseskan program swasembada pangan.
Ia juga menyampaikan, dibutuhkan sinergitas bersama dalam menyukseskan program prioritas Presiden Prabowo Subianto, yakni swasembada pangan.
Hal itu disampaikan saat kunjungan di Kantor Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Sulsel, Jalan Veteran Selatan, Kota Makassar, Kamis, 30 Januari 2025. Prof Fadjry juga meninjau layanan dan fasilitas ruang kerja, sekaligus menyapa para pegawai.
“Sektor peternakan memiliki peran sentral dalam mendukung swasembada pangan yang menjadi fokus Bapak Presiden,” ujarnya.
Ditengah kondisi keterbatasan anggaran, Pj Gubernur Prof Fadjry mendorong para pegawai memaksimalkan kinerja dalam mencapai target.
- Permintaan Tukar Tambah Toyota Baru Meningkat, Kalla Toyota Trust Bukukan Rekor Penjualan Mobil Bekas pada Juli 2026
- PT TRK Diduga Gunakan Hauling dan Stockpile secara Ilegal, Koalisi Pemerhati Tambang Kolaka Raya Minta Antam Buka Peta IUP
- Curi Handphone Untuk Beli Sabu, Terduga Pelaku Diringkus Tim Pegasus Polres Jeneponto
- Muktamar V Wahdah Islamiyah Hadirkan Bazar Halal dan Muslim Family Expo 2026, Target 12 Ribu Pengunjung
- Kadis Ketahanan Pangan Jeneponto Pastikan Ulat di Menu MBG Viral Bukan dari SPPG Batang 1
“Kita ingin Sulawesi Selatan bisa menjadi yang terdepan. Kita juga mengajak agar menjaga kekompakan dan kebersamaan,” ucapnya.
Sementara, Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Sulsel, Nurlina Saking, memaparkan kondisi pengembangan komoditas peternakan di Sulsel.
“Dalam sub sektor peternakan, ada 10 komoditas yang menjadi tanggungjawab kami,” ujarnya.
Untuk populasi sapi, Sulsel peringkat 3 Nasional dengan jumlah 775.493 ekor. Sapi perah, Sulsel peringkat 6 Nasional dengan populasi 710 ekor. Untuk kerbau, peringkat 2 Nasional dengan populasi 54.362 ekor.
Sulsel juga peringkat 2 Nasional komoditas kuda sebanyak 19.630 ekor, peringkat 6 Nasional komoditas babi sebanyak 315.237 ekor, peringkat 12 Nasional komoditas kambing sebanyak 176.025 ekor, peringkat 3 Nasional komoditas ayam petelur sebanyak 7.457.801 ekor, peringkat 4 Nasional komoditas ayam pedaging sebanyak 12.522.953 ekor, peringkat 6 Nasional komoditas ayam kampung sebanyak 2.840.114 ekor, dan peringkat 4 Nasional komoditas itik sebanyak 2.775.727 ekor.
“Kami mengucapkan terima kasih atas semangat, motivasi dan kehadiran Bapak Pj Gubernur Sulsel di kantor kami,” tuturnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
