Surat Wasiat Teroris Mabes Polri: Berhenti Kredit Bank dan Jangan Banggakan Kafir Ahok!

Surat Wasiat Teroris Mabes Polri: Berhenti Kredit Bank dan Jangan Banggakan Kafir Ahok!

FR
Fitrianna R
Redaksi

Tim Redaksi

Terkini.id, Jakarta – Seusai penyerangan yang terjadi di Mabes Polri pada Rabu kemarin, 31 Maret 2021, kini beredar luas surat wasiat sang pelaku berinisial ZA.

Kuat dugaan bahwa ia menulis langsung surat tersebut, ditujukan untuk pihak keluarga yang ditinggalkan.

Kapolri mengatakan bahwa pihaknya menemukan surat wasiat dari pelaku setelah mendatangi dan melakukan penggeledahan di rumahnya di kawasan Ciracas, Jakarta Timur.

“Kita temukan saat penggeledahan di rumahnya surat wasiat dan ada kata-kata di WhatsApp grup keluarga bahwa yang bersangkutan pamit,” ungkap Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dalam konferensi pers di Mabes Polri pada Rabu malam kemarin, 31 Maret 2021.

Dalam surat wasiat yang kini beredar, Zakiah Aini (ZA) menyampaikan permintaan maaf kepada orang tua dan keluarga lainnya.

Baca Juga

Perempuan (yang katanya) kelahiran 1995 itu juga menyampaikan sejumlah pesan, antara lain untuk berhenti kredit bank.

Selain itu, ia juga menyinggung perihal Ahok yang secara terang-terangan ia sebut sebagai “kafir” dalam suratnya.

Lantas, bagaimana isi lengkap suratnya? Berikut terkini.id telah merangkumnya, melansir tribunnews:

Wahai mamaku, maafin Zakiah yang belum pernah membalas pemberian keluarga.

Mama, ayah jangan lupa senantiasa beribadah kepada Allah SWT, dan jangan tinggalkan sholat. Semoga Allah kumpulkan kembali keluarga di surga.

Mama, sekali lagi Zakiah minta maaf. Zakiah sayang banget sama mama. Tapi Allah lebih menyanyangi hamba-Nya.

Makanya Zakiah tempuh jalan ini, sebagaimana jalan Nabi/Rasul Allah untuk selamatkan Zakiah dan dengan izin Allah bisa memberi syafaat untuk mama dan keluarga di akhirat.

Pesan Zakiah untuk mama dan keluarga berhenti berhubungan dengan bank (kartu kredit) karena itu riba dan tidak diberkahi allah.

Pesan berikutnya agar mama berhenti bekerja menjadi dawis (cek lagi) yang membantu kepentingan pemerintah thagut.

Pesan berikutnya untuk kaka agar di rumah cibubur juga dede dan mama ibadah kepada Allah dan tinggalkan penghasilan dari yang tidak sesuai ajaran islam.

Serta tinggalkan kepercayaan kepada orang-orang yang mengaku punya ilmu, dekati ustad/ulama, tonton kajian dakwah, tidak membanggakan kafir Ahok dan memakai hijab kak.

Allah yang akan menjamin rizki kak . Maaf ya kak , Zakiah tidak bisa membalas semua pemberian kaka.

Untuk mba leli agar memperhatikan jaga mama ya mba. Untuk bapa jangan tinggalkan ibadah shalat lima waktu . Maafin ya mba, pa kalau ada salah lisan dan lainnya. Jaga mama ayah, dede baik-baik.

Mama, ayah semua …. di samping itu adalah tingkatan amalan. Insya Allah dengan karunia Allah amalan jihad zakiah akan membantu memberi syafaat kepada keluarga di akhirat. Jihad adalah amalan tertinggi dalam islam.

Inti pesan Zakiah kepada mama dan keluarga adalah agar tidak mengikuti kegiatan pemilu karena orang-orang yang terpilih itu akan membuat hukum tandingan Allah bersumber Al-Quran As-Sunnah.

Demokrasi, Pancasila, UUD, pemilu berasal dari ajaran kafir yang jelas musyrik. Zakiah nasehatkan kepada mama dan keluarga agar semuanya selamat dari fitnah dunia yaitu demokrasi, pemilu, dan tidak murtad tanpa sadar.

Sekali maafkan Zakiah ma, ayah, kaka, mba leli, ka effa, dede, baim, kevin semuanya. Maafkan bila ada salah kata dan perbuatan. Semoga Allah kumpulkan kembali di surga-Nya. Amin. Zakiah Aini.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.