Ni Putu Rediyanti Shinta diduga melakukan penistaan terhadap ulama akibat unggahannya di media sosial. Rediyanti Shinta diduga menyinggung mendiang Tengku Zulkarnain pada salah satu
Mustofa Nahrawardaya, Pemred Majalah Tabligh menanggapi pernyataan Ferdinand Hutahaean bahwa tak perlu mati konyol untuk mendapatkan bidadari. Sebelumnya, Ferdinand mengomentari soal video Munarman yang
Mantan Wasekjen MUI, Tengku Zul mengungkapkan bidadari surga telah dihina semenjak seorang 'pembesar' mengatakan bahwa akhirat hanya ramalan semata. Hal itu diungkapkan Tengku Zul
Mantan Wasekjen Majelis Ulama Indonesia (MUI), Tengku Zul membalas komentar seorang netizen yang mengaku heran mengapa bidadari menjadi hadiah bagi umat muslim yang kelak
Eks Wakil Sekretaris Jenderal Majelis Ulama Indonesia (MUI), Tengku Zulkarnain menanggapi perihal penilaian netizen mengenai isi ceramahnya menyinggung soal 72 bidadari. Menurut warganet itu,
Pendakwah Tengku Zulkarnain menyebut belakangan ini narasi 'bidadari surga' dihina oleh kalangan orang-orang yang menurutnya kafir. Secara spesifik, Tengku Zul menjelaskan kafir yang ia
Politisi PDIP Dewi Tanjung menyindir pendakwah Tengku Zulkarnain perihal isi ceramah Tengku Zul. Melalui cuitan di Twitter pribadinya, Dewi Tanjung membagikan gambar yang memperlihatkan
Tengku Zulkarnain kembali bicara soal bidadari-bidari surga. Kali ini, Tengku Zul menyoroti banyaknya hinaan terhadap keterangan soal bidadari-bidarai surga itu. Ia spesifik menyebut bahwa