Seorang pejabat Pemerintah Daerah Kabupaten Bone menyatakan keberatan setelah nomor WhatsApp pribadinya tersebar luas dan dijadikan pusat pengaduan oleh ratusan calon peserta sebuah acara yang batal terselenggara.
Peringatan Hari Jadi Bone (HJB) ke-696 menjadi momentum penting bagi Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan (Pemprov Sulsel) untuk menegaskan arah pembangunan daerah yang tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga berorientasi pada refleksi capaian dan proyeksi masa depan.Wakil Gubernur Sulawesi Selatan, Fatmawati Rusdi, yang hadir mendampingi Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman, menyampaikan bahwa peringatan ini menjadi ruang evaluasi atas capaian pembangunan sekaligus perumusan langkah strategis yang lebih terarah ke depan.“Ini adalah wujud syukur dan kebersamaan, sekaligus momentum refleksi atas apa yang telah dicapai dan apa yang harus kita benahi ke depan,” ujar Fatmawati.Ia menilai semangat kebersamaan masyarakat Bone menjadi fondasi utama dalam mendorong percepatan pembangunan daerah yang inklusif dan berkelanjutan.Fatmawati juga mengapresiasi capaian Pemerintah Kabupaten Bone di bawah kepemimpinan Bupati Bone, Andi Asman Sulaiman
Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, menghadiri pengukuhan Unit Pelaksana Teknis (UPT) Loka Pengawas Obat dan Makanan (POM) Kabupaten Bone, Jumat 7 Maret 2026.Kegiatan pengukuhan ini dilaksanakan secara serentak di tujuh UPT di berbagai daerah dan dipusatkan di Kabupaten Bone
Anggota Komisi D DPRD Provinsi Sulawesi Selatan, Muhammad Sadar, melontarkan kritik tajam terhadap rencana lanjutan pembangunan irigasi Bendung dan Embung Lalengrie di Desa Ujung Lamuru, Kabupaten Bone.Hal tersebut disampaikan legislator Fraksi NasDem itu dalam rapat kerja Komisi D bersama Dinas Sumber Daya Air Cipta Karya dan Tata Ruang (SDACKTR) Sulsel serta kontraktor pelaksana, di Kantor Sementara DPRD Sulsel, Rabu 4 Maret 2026.Sadar menegaskan bahwa sebelum proyek kembali dianggarkan dalam skema multiyears, harus ada rekomendasi resmi dari tim ahli, khususnya hasil studi kelayakan dari Universitas Hasanuddin (Unhas).“Kesepakatan rapat sebelumnya jelas, harus ada rekomendasi dari Unhas terkait studi kelayakan
Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bone tengah menjadi sorotan publik menyusul beredarnya surat permintaan kepesertaan kegiatan Bone Fun Run 2026 yang digelar dalam rangka memperingati Hari Jadi Bone (HJB) ke-696
Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman meresmikan penggunaan sejumlah ruas jalan di Kecamatan Tanete Riattang, Kabupaten Bone, pada Senin 29 Desember 2025.Adapun ruas jalan yang diresmikan antara lain Jalan Andalas, Jalan Bali dan Jalan Langsat
Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman berjanji bakal memberikan membantu kepada seluruh korban yang mengalami luka akibat aksi unjuk rasa yang terjadi di Kabupaten Bone beberapa hari terakhir.Melalui program Andalan Sulsel Peduli, bantuan akan diberikan tanpa membedakan latar belakang korban, baik dari aparat keamanan maupun peserta aksi.“Semua yang menjadi korban, baik dari pihak kepolisian, TNI, Satpol PP, maupun masyarakat yang ikut dalam unjuk rasa, akan kita bantu melalui Andalan Sulsel Peduli,” ujar Gubernur Andi Sudirman kepada media, Rabu 20 Agustus 2025.Diketahui, aksi demonstrasi menolak kenaikan tarif Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) di Bone berujung ricuh
Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman melakukan pertemuan Tudang Sipatangngareng yang digelar di Aula Rumah Jabatan Bupati Bone, Selasa 1 April 2025.