Politisi Partai Demokrat Cipta Panca Laksana menanggapi cuitan dari Politisi PDI Perjuangan Ruhut Sitompul di akun media sosial Twitternya yang mana menyindir Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang menikahkan putrinya memakai Bahasa Arab.
Politisi Partai Demokrat Cipta Panca Laksana menanggapi judul artikel berita disalah satu media yang memberitakan Komisi Pemberantasan Korupsi atau KPK gagal menjemput paksa kader PDIP yang juga Bendahara Umum PBNU Mardani Maming setelah tidak ditemukan saat penggeledahan disalah satu Apartemen di Jakarta.
Perseteruan pegiat media sosial Chusnul Chotimah dengan politisi Partai Demokrat Cipta Panca Laksana terus berlanjut di media sosial Twitter. Keduanya saling balas cuitan. Terbaru Cipta Panca ditantang bertaruh tutup akun oleh Chusnul Chotimah bilamana tudingannya ke pegiat media sosial itu yang menudingnya seorang lelaki bukan wanita bisa dibuktikan oleh Cipta Panca.
Politisi Partai Demokrat Cipta Panca Laksana menanggapi pernyataan pegiat media sosial Chusnul Chotimah yang diberitakan dimedia yang mana Chusnul menyebut Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan sebagai Gubernur terbungul dan pembohong.
Politisi Partai Demokrat, Cipta Panca Laksana menanggapi berita disalah satu media yang memberitakan PT Pertamina menaikkan harga elpiji ukuran 5,5 kg dan 12 kg alias elpiji non subsidi jenis Bright Gas yang mana kenaikannya mulai berlaku pada hari Minggu, 10 Juli 2022.
Politisi Partai Demokrat Cipta Panca Laksana menanggapi berita disalah satu media yang memberitakan Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP PDI Perjuangan (PDIP) Hasto Kristiyanto yang menyindir Gubernur DKI Jakarta Anies Baswesdan mengapa baru sekarang mengundang tukang bakso makan malam di Balai Kota DKI Jakarta.
Politisi Partai Demokrat, Cipta Panca Laksana menyindir Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Bahlil Lahadalia yang menyebut wacana penundaan Pemilu bisa bagus untuk investasi.
Selain meminta menhapus 300 ayat Al Quran, Pendeta Saifuddin Ibrahim kembali menjadi perhatian publik lantaran menantang Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD.