Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) mengungkapkan adanya kemungkinan lonjakan biaya (cost everrun) terkait proyek pembangunan kereta cepat Jakarta-Bandung. Pembengkakkan biaya diperkirakan mencapai Rp 2,3 triliun yang diambil dari dana pajak dan pengadaan lahan.
Presiden Direktur PT Kereta Cepat Indonesia-China (PT KCIC) Dwiyana Slamet Riyadi menargetkan Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB) dapat beroperasi pada Juni 2023 dan rencananya akan mulai diuji coba pada akhir Desember 2022.