Korban pembunuhan disertai mutilasi di Semarang disebabkan karena sakit hati. Pelaku ternyata mantan pacar korban yang merupakan residivis. Sebelumnya Pelaku pernah mencabuli korban yang masih di bawah umur hingga dijebloskan ke penjara. Setelah masa hukuman selesai, ia kemudian menemui korban. Namun karena sakit hati, sehingga pelaku tega membunuh korban. Karena bingung, pelaku akhirnya memutilasi korban.