Tega Bunuh dan Mutilasi Mantan Pacar karena Sakit Hati, Pelaku Ternyata Residivis

Tega Bunuh dan Mutilasi Mantan Pacar karena Sakit Hati, Pelaku Ternyata Residivis

R
Dian Rahmah
Redaksi

Tim Redaksi

Terkini.id, Jakarta- Pembunuhan disertai mutilasi seorang wanita yang terjadi di Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, diketahui berinisial IS usia 32 tahun, warga Kabupaten Tegal. Ia merupakan residivis kasus pencabulan di Kabupaten Tegal pada tahun 2015 silam.

Korban pencabulan dan pembunuhan yang dilakukan IS ternyata merupakan orang yang sama yang bernama Kholidatunni’mah usia 24 tahun, warga Kabupaten Tegal.

Sebelumnya, korban dan pelaku merupakan pasangan kekasih yang juga tetangga di kampung halaman. Namun pelaku pernah melakukan kejahatan pada korban dengan mencabulinya ketika masih di bawah umur.

Akibatnya, korban hamil hingga kasus itu berujung dilaporkan polisi oleh keluarga Kholidatunni’ma, korban pencabulan.

Kepala Polda Jawa Tengah, Inspektur Jenderal Polisi Ahmad Luthfi, dalam konferensi pers di Markas Polres Semarang pada Selasa, mengatakan korban pembunuhan bernama Kholidatunni’mah, warga Kabupaten Tegal, adalah korban pencabulan pelaku pada tahun 2015 silam.

“Pelaku ini dihukum 10 tahun, setelah menjalani 6 tahun, bebas, kembali mencari korban,” ujar Kapolda Jawa Tengah dikutip dari Republika.co.id pada 26 Juli 2022.

Adapun Luthfi menyampaikan tersangka kembali menemui korban di Semarang seusai bebas. Namun terjadi cekcok antara tersangka dengan korban lantaran tersangka tidak bekerja.

Luthfi menjelaskan bahwa lokasi pembunuhan terjadi di teman indekos korban di Jalan Soekarno-Hatta, Kabupaten Semarang pada 17 Juli 2022.

IS mengaku tersinggung dengan ucapan Kholidatunni’mah sebelum akhirnya mencekiknya hingga tewas. “Karena bingung, pelaku kemudian memutuskan untuk memotong-motong tubuh korban menjadi beberapa bagian,” katanya dikutip dari Republika.co.id pada Selasa 26 Juli 2022

Kapolda Jawa Barat, Luthfi mengatakan bahwa bagian tubuh Kholidatunni’mah pertama kali ditemukan warga di sekitar aliran Sungai Klero, Ungaran Timur, Kabupaten Semarang, pada 24 Juli 2022. Dari hasil pemeriksaan di lokasi penemuan, petugas menemukan kartu ATM yang menjadi titik awal pengungkapan identitas korban. 

Adapun anggota tubuh yang ditemukan itu antara lain dua tangan, masing-masing kanan dan kiri, serta potongan tulang. Polisi menyebut potongan tubuh manusia tersebut diduga korban mutilasi.

IS membunuh dan memutilasi mantan pacarnya Kholidatunni’mah karena sakit hati disebut pengangguran.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.