Sebuah video yang memperlihatkan keluarga dari 53 prajurit KRI Nanggala 402 diberi rumah oleh pemerintah, viral di di media sosial. Terkait hal itu, warganet pun menyentil donasi Ustaz Abdul Somad atau UAS.
Seorang pria bernama Deki Sanjaya berhasil diringkus polisi pada Kamis, 29 April 2021 usai sebar status soal tenggelamnya kapal selam KRI Nanggala 402. Deki
Dalam musibah KRI Nanggala-402, banyak media online memberitakan bahwa kapal selam KRI Nanggala 402 sempat mengirimkan sinyal tempur sebelum akhirnya hilang kontak. Hal itu
Husin Shihab mengomentari soal penggalangan dana yang dilakukan Ustaz Abdul Somad (UAS) untuk membeli kapal selam usai tenggelamnya KRI Nanggala 402 bersama 53 prajurit.
Aktivis Pro Demokrasi (ProDem), yakni Nicho Silalahi, menanggapi informasi KRI Nanggala 402 yang disebut sempat mengirim sinyal perang tempur sebelum tenggelam. Menurutnya, hal tersebut
Aktivis media sosial, Wawat Kurniawan, mengomentari pernyataan Kepala Staf TNI Angkatan Laut atau KSAL, yakni Yudo Margono. Adapun hal itu terkait pernyataan Yudo yang
Oknum polisi anggota Polsek Kalasan, Aipda Fajar Indriawan, kini ditangkap dan diinformasikan tengah menjalani pemeriksaan di Polda DIY. Adapun hal tersebut dilakukan setelah ia
Paranormal kejawen Mbak You kembali menyampaikan ramalannya terkait kecelakaan transportasi publik yang akan terjadi di Indonesia. Ya, setelah kasus Sriwijaya Air SJ-182 dan KRI
Postingan Komandan KRI Nanggala 402 Letkol Laut (P) Heri Oktavian banyak dikomentari netizen di media sosial. Postingan tersebut berisi kalimat "If you don't read
Kepala Staf TNI Angkatan Laut (KSAL), Laksamana TNI Yudo Margono mengungkapkan mengenai penyebab tenggelamnya kapal selam KRI Nanggala 402 di perairan Utara Pulau Bali.