Terkini.id, Makassar – Dalam musibah KRI Nanggala-402, banyak media online memberitakan bahwa kapal selam KRI Nanggala 402 sempat mengirimkan sinyal tempur sebelum akhirnya hilang kontak.
Hal itu memunculkan spekulasi bahwa KRI Nanggala-402 ditembak oleh kapal selam asing.
Hal itu terlihat dari berita yang mengutip pendapat Aktifis Media Sosial yang menganalisis pernyataan Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Yudo Margono pada saat Konferensi Pers tanggal 25 April 2021 di Base Ops Lanud I Gusti Ngurah Rai.
Selanjutnya berkembang informasi musuh sudah masuk di Indonesia dan Kasal membiarkan kejadian tersebut.
“Kami ingin meluruskan pemberitaan tersebut, bahwa perkataan yang benar dari Kasal pada saat itu yakni “isyarat–isyarat peran tempur dan peran menyelam,” kata Kadispenal Laksma TNI Julius Widjojono,Jumat, 30 April 2021.
- Warga Selayar Bisa Mudik Gratis, KRI Marlin-877 Berangkat dari Makassar 19 Maret 2026
- PT Vale Kolaborasi TNI AL, Jetty Morowali Siap Tunjang Rantai Pasok Nikel Hijau untuk Energi Dunia
- Pj Gubernur Sulsel Beri Penghargaan ke Haji Amir Bandu Karena Hibahkan 5 Hektar Lahan untuk Pos TNI AL
- BI Sulsel dan TNI AL Lanjutkan Ekspedisi Rupiah Berdaulat ke Pulau Terluar
- Pemprov Sulsel Apresiasi KKDN Perwira TNI AL Lantamal VI Makassar
Menurutnya, ucapan tersebut disalah persepsikan oleh media menjadi ‘Perang tempur’ dan dianalogikan sedang terjadi perang antara KRI Nanggala-402 dan kapal selam asing.
Adapun kata ‘peran’ yang disampaikan Kasal saat itu adalah salah satu bagian dari rangkaian latihan yang selama ini dilaksanakan oleh TNI AL.
Sehingga pendapat media yang menyatakan KRI Nanggala-402 saat itu melaksanakan ‘Perang Tempur’ adalah tidak benar.
“Itu hanya merupakan bagian dari rangkaian latihan yang dilaksanakan pada saat itu,” ungkapnya.
Menurutnya, kata peran bermakna melakukan pengadegan atau seolah olah istilah latihan ini merupakan bagian dari keseriusan dalam setiap melaksanakan rangkaian latihan.
“Contoh lain peran kebocoran, peran orang jatuh di laut dan peran bahaya atas air dan lain lain,” tutupnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
