Terkini.id, Jakarta -Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi Nadiem Anwar Makariem menyebutkan jika ruang gerak guru di Indonesia sangat terbatas karena dikekang sistem pendidikan.
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim memilih diam ketika ditanya soal isu reshuffle kabinet Indonesia Maju, yang santer dialamatkan kepada dirinya. Saat ditemui di
Pemerintah mengumumkan akan mulai membuka penerimaan honorer untuk jadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) tahun depan atau 2021 Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud)
Buntut mundurnya Nadhlatul Ulama (NU) dan Muhammadiyah dari Program Organisasi Penggerak (POP) yang dirancang Kemendikbud, sejumlah pihak mendesak Presiden Joko Widodo (Jokowi) mencopot Nadiem Makarim dari jabatan Mendikbud.
Terkait isu reshuffle kabinet, Legislator PKB Maman Imanulhaq menilai Menteri Kesehatan (Menkes) Terawan Agus Putranto dan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim