Wakil Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) menanggapi soal pernyataan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme mengungkapkan ciri-ciri penceramah radikal.
Sebuah poster unggahan seorang netizen berisi daftar sekolah milik M Ismail Yusanto yang belum lama ini menjadi sorotan publik lantaran namanya masuk dalam daftar penceramah paling radikal, viral di media sosial.
Ceramah pendakwah kondang Ustadz Abdul Somad (UAS) kembali membuat geger warganet, terkait pernyataannya yang menyebut bahwa laki-laki yang tak shalat ke masjid, rumahnya akan dibakar oleh Nabi.
Belakangan beredar sebuah gambar hasil tangkapan layar pesan teks Whatsapp grup yang berisi daftar 180 nama penceramah yang disebut terindikasi intoleran dan radikal, salah satunya termasuk pendakwah kondang Ustadz Abdul Somad (UAS).
Wakil Ketua Komisi III DPR RI Fraksi Demokrat, Ahmad Sahroni membela Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) usai dikritik Majelis Ulama Indonesia (MUI) soal daftar nama penceramah radikal.