Panitia Rapat Kerja Nasional (Rakernas) I PDI Perjuangan, Nelli Hasma Kamal menyebut bahwa Rakernas ini sebagai ajang konsolidasi partai untuk membahas program kerja partai kedepan.Nelli Kamal mengatakan, kegiatan ini Tentu bukan hanya sekedar agenda rutin tahunan, namun menegaskan konsolidasi PDI Perjuangan sebagai Partai Penyeimbang yang kritis dalam kerja nyata untuk rakyat rakyat.Sambil terus meneguhkan semangat juang untuk memuliakan kemanusiaan dan memperjuangkan keadilan serta keberpihakan pada rakyat dari Sabang sampai Merauke.“Seperti yang kita ketahui dan terlihat nyata pada penanganan bencana yang dilakukan Baguna sayap partai PDI Perjuangan telah bergotong royong bersama kader partai di Aceh, Sumbar, Sumut, Sulut, Jabar dan wilayah-wilayah yang terkena bencana,” kata Nelli, di selah-selah Rakernas I Sekaligus perayaan HUT ke-53 PDI Perjuangan, di Jakarta, Senin 12 Januari 2026.Nelli yang merupakan salah satu kader PDI Perjuangan dan juga pengurus sayap partai Banteng Muda indonesia Sulawesi Selatan (BMI Sulsel) menjabat sebagai wakil ketua (Ekonomi Kreatif dan Ekonomi Digital, merasa bangga dapat dilibatkan dalam panitia Rakernas I ini.Nelli Hasma terpilih sebagai panitia Rakernas PDI Perjuangan untuk komisi komunikasi politik atas instruksi Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristianto dan Gus Romli untuk mengumpulkan anak muda kreatif dari berbagai daerah di Indonesia.“Ini suatu kebanggaan bagi saya karna bisa berada dalam lingkup ini juga mendapatkan kesempatan menjadi panitia dalam acara kebanggaan kita semua, sebagai panitia komunikasi politik saya sangat bangga bisa bertemu langsung dengan Ibu ketua Umum PDI Perjuangan Ibu Hj Megawati Soekarno Putri, serta mendengarkan langsung arahannya," ungkapnya
Terkini.id, Jakarta – Ramai-ramai pejabat publik menerima suntikan dosis lanjutan atau booster menggunakan vaksin yang diprakarsai mantan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Terawan Agus Putranto, vaksin Nusantara.
Beredar video lawas ceramah Habib Bahar bin Smith singgung para pejabat yang dianggap tidak adil dan tidak baik. Tidak dijelaskan pejabat yang dimaksud itu siapa, namun secara tegas Habib Bahar bin Smith bahkan mengeluarkan kalimat 'pejabat bangsat'.
Presiden Jokowi umumkan beberapa kebijakan terkait bulan suci ramadhan dan lebaran untuk umat islam, salah satunya ialah kebijakan dibolehkannya melakukan mudik lebaran
Masyarakat sedang sulit mendapatkan minyak goreng, bahkan di beberapa wilayah terjadi peristiwa antri untuk mendapatkan minyak goreng, ada juga yang sampai rebutan.
Terkini.id, Jakarta – Ustaz Das'ad singgung rakyat soal kelangkaan minyak goreng dan harganga yang tinggi. Ia menilai bahwa rakyat jangan salahkan pemimpin, melainkan rakyat harus sakahkan diri sendiri sebagai pihak yang memilih pemimpin.