Tagar ‘Aliansi Mahasiswa Bergerak’ Trending, Sejumlah Mahasiswa Lakukan Protes

Terkini.id, Jakarta – Sejak semalam tagar “Aliansi Mahasiswa Bergerak” ramai diperbincangkan hingga akhirnya menjadi trending topic pada hari Sabtu ini, 13 Februari 2021.

Sejumlah tagar lainnya yang ikut meramaikan tagar utama tersebut antara lain adalah “TOLAK KOMERSIALISASI PENDIDIKAN” dan “MAHASISWA UMM SEDANG DIBODOHI BIROKRASI”.

Sejumlah mahasiswa tampak beramai-ramai menuliskan twit dalam bentuk protes yang menunjukkan kekecewaan dan kegeraman mereka terkait universitas-universitas yang masih mematok iuran SPP tinggi di tengah pandemi seperti ini.

Baca Juga: Klarifikasi Soal Siswa Terancam Berhenti Sekolah, Kepala SMA Citra Bangsa...

Menurut pengakuan mereka, hal itu sama sekali tak terasa sebanding dengan apa yang mereka dapatkan selama melakukan aktivitas kuliah dari rumah yang sering kali hanya bermodalkan bahan materi ajar dalam bentuk power point alias ppt.

Selain mengungkapkan rasa kecewa dalam berbagai cuitan, sejumlah mahasiswa juga tampak kompak mengunggah beberapa foto yang sama, yaitu foto terkait “Aliansi Mahasiswa Bergerak”.

Aliansi “Mager” alias “Aliansi Mahasiswa Bergerak” /Twitter.
Aliansi “Mager” alias “Aliansi Mahasiswa Bergerak” /Twitter.

Baca Juga: Belum Bayar SPP, 11 Siswa SMA Citra Bangsa Kodingareng Terancam...

Berikut beberapa bentuk protes sejumlah mahasiswa yang dituangkan dalam cuitan masing-masing di akun Twitter mereka seraya menuliskan tagar yang telah disebutkan di atas.

  • “AKU MASIH ANGKATAN 20 BELUM NGERASAIN FASILITAS KAMPUS DISURUH BAYAR BAYAR AJA  MENDING KASI POTONGAN KEK.” @urgurlfrendbaby.
  • “Bayar UKT cuma buat PPT? Ga pake fasilitas tapi SPP tetep tinggi, masih suruh bayar uang internet kampus padahal kuliah daring lah lah gmn si?” @jsmnsalmaa.
  • “Di situasi ekonomi yang ruwet ini, SPP bagi ortu kami adalah masalah. Kami tak menuntut banyak, cukup pemerintah melalui @Kemdikbud_RI mengintruksikan kepada seluruh perguruan tinggi untuk memotong spp hny 50% doang.” @nasirltp.
Bagikan