Terkini.id, International – Seperti diketahui, Lamborghini adalah supercar yang sangat populer di dunia, termasuk di Indonesia.
Lantaran harganya yang mahal, maka tak semua orang bisa memiliki mobil berkecepatan tinggi ini alias anya miliader saja yang mampu membelinya.
Namun, tahukah kamu? Rupanya Lamborghini tercipta berawal dari Ferruccio Lamborghini yang sakit hati terhadap Enzo Ferrari, pendiri merek Ferrari.
Dilansir terkini.id dari Sindo pada Senin, 21 Juni 2021, kehadiran merek Lamborghini di industri otomotif bermula dari produk traktor.
Ya, ternyata produsen asal Italia ini memang tak langsung terjun di pasar supercar, melainkan traktor.
Ferruccio Lamborghini sebagai pemilik merek ini diketahui sebagai orang pertama yang merakit traktor Lamborghini Trattori.
Diketahui bahwa ia menciptakannya dari bahan baku bekas militer pasca Perang Dunia II.
Tak disangka, traktor ciptaan Lamborghini meroket. Perusahaan kemudian sempat mengekspansi bisnisnya ke sektor infrastruktur, khususnya untuk peralatan pemanas dan pendingin ruangan.
Berkat hal itu, Ferruccio Lamborghini pun menjadi kaya raya. Ia kemudian menggeluti mobil mewah dan membeli satu unit Ferrari 250 GT yang sudah lebih dulu bergelut di pasar supercar.
Akan tetapi, ternyata Ferrari miliknya mengalami masalah pada kopling. Nah, sebagai orang kaya, ia pun memiliki akses menemui Enzo Ferrari untuk mengeluhkan mobil yang dibelinya.
Alih-alih memberi saran, Ferruccio malah mendapat hinaan dan ejekan dari sosok Enzo kala itu.
“Masalah bukan pada mobil, tetapi pengendaranya,” cetus Enzo Ferrari.
Tak hanya itu, Enzo juga secara tega menghina Ferruccio dengan mengaitkan produk traktornya.
Merasa sakit hati, Ferruccio lantas bersumpah untuk menciptakan supercar demi menyaingi Ferrari.
Dibantu oleh tiga mantan karyawan Ferrari, Ferruccio mulai mencoba menciptakan sebuah mobil GT mewah yang mampu melaju hingga 241 km/jam.
Mendapat respons positif, mobil ini kemudian diproduksi dengan merk Lamborghini 350GT dan melakukan debut perdana di hadapan publik pada Turin Auto Show 1963.
Tak disangka, lebih dari 130 unit Lamborghini 350GT berhasil terjual sepanjang tahun 1963 dan membuka pintu baru bagi bisnis perusahaan.
Berhasil dengan produk perdananya, Ferruccio kemudian menciptakan Lamborghini 400 GT dan 400GT 2 + 2 di fasilitas produksi yang berlokasi di kota kecil bernama Sant’Agata.
Kemudian pada perhelatan Geneva International Motor Show edisi 1966, Lamborghini kembali memperkenalkan produk terbarunya, yakni model Miura. Kejutan berlanjut di tahun 1973, ketika Lamborghini memperkenalkan LP400 Countach.
Melalui berbagai masa keemasan dan diterpa masa sulit, Lamborghini kini telah berkembang pesat di bawah naungan Audi.
Telah ada beragam mobil Lamborghini menambah line-up, seperti mobil Lamborghini Gallardo hingga Lamborghini Veneno.
Sebagian besar nama mobil Lamborghini berasal dari nama-nama banteng dan hal itu terus dipertahankan.
Tak ayal, logo Lamborghini kini menampilkan sosok banteng yang kuat dan menyeramkan, seperti sosok dari mobil tersebut.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
