Tak Kuat Bakar Uang, OVO Cari Untung dengan Cara Ini?

OVO
Aplikasi OVO. (Foto: ist)

Terkini.id, Jakarta – OVO mengumumkan akan memberlakukan aturan pembayaran isi ulang saldo sebesar Rp 1.000 kepada setiap pengguna layanan uang elektronik ini.

Hal itu diperjelas pihak OVO lewat notifikasi yang muncul di aplikasi tersebut. Dalam notifikasi itu tertulis per tanggal 2 Maret 2020 akan terjadi penyesuaian biaya top up atau isi ulang.

Adapun biaya top up instan yang dikenakan kepada pelanggan aplikasi ini yakni sebesar Rp 1.000 melalui ATM, internet atau mobile banking, Tokopedia dan OVO Booth.

Selain itu, pihak OVO juga memberlakukan tarif 2% jika costumer mengisi ulang melalui kartu debit di aplikasi OVO. Maka jika pelanggan mengisi ulang saldo minimum Rp 100.000 akan dikenakan biaya Rp 2.000 per isi ulang.

Kendati akan memberlakukan aturan tersebut, pihak OVO masih tetap memberikan layanan gratis jika costumer mengisi ulang saldonya melalui aplikasi ojek online, Grab.

Pihak OVO sebelumnya juga telah memberlakukan penarikan biaya transfer ke bank sebesar Rp 2.500 per transaksi sejak 12 Desember 2019. Biaya ini dikenakan pada pengguna OVO Cash karena hanya layanan ini yang bisa digunakan untuk transfer ke bank.

Diketahui, Pendiri Lippo Group Mochtar Riady telah melepas sebagian besar saham OVO kepada investor lain karena tidak kuat memasok dana untuk aksi bakar uang.

“Bukan melepas, adalah kita menjual sebagian. Sekarang kita tinggal sekitar 30-an persen atau satu pertiga. jadi dua pertiga kita jual,” ujar Mochtar Riady dalam acara Indonesia Digital Conference (IDC), dikutip dari CNBC Indonesia, Sabtu, 30 November 2019, lalu.

“Alasannya, terus bakar uang bagaimana kami kuat,” terang Mochtar.

Untuk diketahui, bakar uang merupakan strategi yang banyak diterapkan oleh perusahaan digital di tanah air termasuk dompet digital. Mereka melakukan promosi jor-joran untuk memberikan cashback dan potongan harga (diskon).

Cashback dan diskon dipilih untuk merayu masyarakat agar mau menggunakan dompet digital dan merasakan kemudahan dan kenyamanan (user experience) dalam transaksi. Dua cara ini juga jadi cara dompet digital meningkatkan penggunanya.

Komentar

Rekomendasi

Gelar Communivation, Makassar Digital Valley Ulas Teknologi Pertanian Masa Depan

Bantu Kembangkan Produk Startup, Makassar Digital Valley Gelar Program Lean Startup Series

OPPO A31 Resmi Masuk Indonesia, Intip Keunggulannya

Tepati Janji, SHARP Indonesia Kini Ramaikan Pasar Ponsel Pintar, Ini Tipenya

Gelar Program Up-Dev Series, Makassar Digital Valley Kupas Teknologi Azure

Intip Bocoran Layar OPPO Find X2

Optimalkan User Experience, Aplikasi MyTelkomsel Luncurkan Versi Terbaru

Pecahkan Rekor, Steam Raih 18 Juta Pengguna Game Online Aktif Secara Bersamaan

Keren, Drone Taksi Terbang Diciptakan Perusahaan Teknologi Jogja

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar