Terkini.id, Gowa – Pelaksanaan Ijtima Tabligh Akbar Dunia Zona Asia 2020 yang akan digelar di Desa Nirannuang, Kecamatan Bontomarannu, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan pada 20-22 Maret 2020 tidak memiliki izin dari pihak kepolisian Polda Sulsel.
Hal itu diungkapkan Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Ibrahim Tompo saat dikonfirmasi awak media.
Kombes Ibrahim mengungkapkan bahwa pihaknya tidak menerbitkan surat izin keramaian terkait penyelenggaraan acara tersebut lantaran mempertimbangkan wabah virus corona yang saat ini tengah merebak di Indonesia.
Pihaknya, kata Ibrahim, juga mengimbau kepada penyelenggara agar acara tersebut ditunda hingga situasi memungkinkan.
“Kita minta untuk kegiatan itu ditunda. Kita juga mengimbau kepada masyarakat agar tak menghadiri kegiatan tersebut,” kata Kombes Ibrahim kepada Awak Media, Rabu, 18 Maret 2020.
- Usai Ikuti Tabligh Akbar di Gowa, 14 Jemaah Asal Gorontalo Positif Corona
- Ratusan Peserta Ijtima Dunia di Gowa Dipantau Petugas Covid-19, Ini Hasilnya
- Sempat Ikuti Ijtima Dunia di Gowa, Satu PDP Asal Karanganyar Meninggal Dunia
- Resmi Dibatalkan, Peserta Ijtima Tabligh Dunia 2020 di Gowa Akan Diisolasi
- Ratusan Peserta Tabligh Akbar di Malaysia Positif Corona, Indonesia Malah Gelar Ijtima Dunia
Hal senada juga disampaikan Pihak Pemerintah Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan.
Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan mengatakan bahwa pihaknya telah berupaya melakukan pendekatan kepada panitia penyelenggara agar kegiatan tersebut ditunda.
“Upaya itu sudah dilakukan sejak pekan lalu,” kata Adnan lewat pesan WhatsApp saat dikonfirmasi terkini.id, Rabu, 18 Maret 2020, malam.
Kendati telah diminta pihak kepolisian dan Pemkab Gowa untuk ditunda, namun panitia penyelenggara tetap melaksanakan acara tersebut sesuai jadwal.
“Kami lebih takut kepada Tuhan,” ujar seorang penyelenggara, Mustari Bahranuddin kepada Reuters, saat ditanya tentang risiko peserta menyebarkan virus corona di acara itu.
Diketahui, hingga Rabu malam ini para peserta acara tersebut sudah mulai berdatangan dan memadati area tempat pelaksanaan kegiatan.
Para peserta tak hanya datang dari berbagai daerah di Indonesia, melainkan juga dari luar negeri.
Berdasarkan data yang dihimpun, peserta Ijtima dari luar negeri tercatat sebanyak 411 orang yang terdiri dari 9 negara yakni Pakistan, India, Malaysia, Thailand, Brunai Darussalam, Timor Leste, Arab Saudi, Bangladesh, dan Filipina.
Sementara peserta dari Indonesia yang sudah mengkonfrimasi hadir dan sudah tiba di Sulawesi Selatan yakni sebanyak 8.283 orang.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
