Terkini.id, Jakarta – Sebuah video yang memperlihatkan keluarga pasien mengamuk di rumah sakit lantaran tidak terima seorang keluarganya yang tengah dirawat dinyatakan meninggal dunia oleh pihak RS, viral di media sosial.
Video pihak keluarga pasien mengamuk di RS tersebut viral usai dibagikan pengguna Twitter Mei2Namaku, seperti dilihat pada Kamis 5 Agustus 2021.
Dalam narasi cuitannya, netizen itu membeberkan bahwa peristiwa tersebut terjadi di salah satu RS dk Sulawesi Utara.
“Pihak keluarga pasien mengamuk di salah satu Rumah Sakit di Sulawesi Utara,” cuit netizen Mei2Namaku.
Menurutnya, dalam rekaman video itu terdengar pihak keluarga tidak terima pasien dinyatakan meninggal oleh pihak RS.
- Heboh, Staf RS Bicara dengan Pasien yang Ternyata Sudah Meninggal
- Viral Pasien Rumah Sakit di Bandung Meninggal, Petugas Diduga Lalai
- Viral Puskesmas Kosong Hingga Sebabkan Pasien Meninggal, Begini Faktanya
- Sesak Nafas dan Tak Dapat Oksigen, Pasien di Jogja Meninggal saat Cari RS yang Belum Penuh
- Hingga 31 Desember Sudah 22.138 Pasien di Indonesia Meninggal Akibat Covid-19
Pasalnya, kata sang netizen, saat pihak keluarga mengecek ternyata nadi pasien diduga masih berdenyut.
“Terdengar dalam rekaman video tersebut pihak keluarga tidak terima pasien yang dinyatakan sudah meninggal oleh pihak RS, namun saat di cek pihak keluarga ternyata nadi pasien diduga masih berdenyut,” tuturnya.
Dilihat dari video tersebut, tampak seorang wanita yang merupakan keluarga dari pasien itu menangis dan berteriak histeris.
“Pasien masih ada. Pasien masih hidup,” teriak sang perekam video sambil menangis histeris.
Pada tayangan video juga terlihat sejumlah petugas RS mengenakan pakaian hazmat dan alat pelindung diri (APD) lengkap.
Sang perekam video pun mengungkapkan bahwa denyut nadi pasien keluarganya itu masih ada namun pihak RS menyatakan sang pasien telah meninggal dunia.
“Pasien masih hidup dibilang mati. Denyut nadi masih ada kenapa dibilang mati kah,” teriaknya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
