Terkini.id, Jakarta – Pegiat media sosial, Eko Kuntadhi menanggapi soal ujian Madrasah Diniyah Takmiliyah Ula yang menjadikan Kelompok NU sebagai salah satu pilihan dalam pertanyaan soal orang yang dimurkai Allah SWT.
Eko Kuntadhi menilai bahwa dunia pendidikan Indonesia telah diracuni para pengasong agama yang berusa menimbulkan perpecahan.
“Dunia pendidikan kita sudah diracuni oleh para pengasong agama yang selalu berusaha menimbulkan perpecahan!” kata Eko Kuntadhi melalui akun Twitter pribadinya pada Kamis, 9 Desember 2021.
Bersama cuitannya, Eko Kuntadhi melampirkan soal “Penilaian Akhir Semester (PAS) Semester Ganjil Madrasah Diniyah Takmiliyah Ula Tahun Pelajaran 2021/2022”.
Sekedar informasi, pada bagian paling atas lembaran soal itu terdapat tulisan “Kementerian Agama Kantor Kabupaten Karawang Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah (FKDT).
Tercantum pula informasi bahwa soal tersebut adalah soal mata pelajaran Al-Qur’an untuk kelas 1. Ujian tersebut dilaksanakan pada Selasa, 7 Desember 2021.
Pada soal nomor 11 yang berupa pilihan ganda, ditanyakan mengenai orang yang dimurkai oleh Allah SWT.
“11. Di antara orang yang dimurkai oleh Allah SWT, adalah….,” demikian bunyi soal.
Di bawahnya terdapat empat pilihan, yakni a. kelompok Yahudi, b. kelompok Islam, c. kelompok jahiliyah, dan d. kelompok “NU”.
Pada gambar yang diunggah Eko Kuntadhi itu, kelompok NU dilingkari dengan menggunakan tanda merah.
Hal itulah yang kemudian ia soroti bahwa dunia pendidikan telah diracuni pengasong agama yang berusaha memecah belah persatuan.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
