Terkini.id, Jakarta – Pihak PDIP angkat suara terkait kasus penganiayaan terhadap remaja yang dilakukan oleh oknum kadernya. Ketua DPD PDIP Sumatera Utara Rapidin Simbolon menyesalkan tindakan tersebut dan memohon maaf atas perbuatan Halpian Sembiring Meliala (HSM), Wakil Pembina Satgas Cakra Buana PDIP Sumut.
Korban merupakan seorang remaja FAL (17) yang masih berstatus pelajar di SMA Al-Azhar kota Medan, Sumatera Utara.
“Saya sebagai Ketua DPD PDIP Sumatera Utara, pertama saya mohon maaf atas ulah atau arogansi kader kita. Dia seorang kader Satgas Cakra Buana PDIP Sumut,” ucap Rapidin Sabtu 25 Desember 2021.
Dia mengaku tindakan HSM (45) tidak dapat ditoleransi yang mencoreng nama baik dari partai. Pihaknya secepatnya akan mengadakan rapat internal untuk proses pemecatan yang bersangkutan.
“Nanti akan kita berhentikan dengan tidak hormat. Di partai kita, sesuai dengan arahan ibu Ketua Umum Megawati Soekarnoputri kader tidak dibenarkan melakukan tindakan-tindakan tidak terpuji,” katanya tegas.
Sekarang pihak kepolisian telah menetapkan HSM sebagai tersangka dugaan penganiayaan. Dilansir dari cnnindonesia.com korban FAL diduga telah ditendang, dipukul, dan ditampar oleh pelaku. Kemudian terekam cctv dan beredar luas di media sosial.
Telah diberitakan sebelumnya, seseorang melakukan penganiayaan pada Kamis 16 Desember 2021 pukul 18.00 WIB di salah satu minimarket di Jalan Pintu Air IV, Kelurahan Kwala Bekala, Medan Johor.
Orang tua korban lantas tidak terima atas perlakuan yang dialami anaknya. Dan langsung melapor ke Polrestabes Medan di hari berikutnya Jumat 17 Desember 2021.
Penyidik sempat kesulitan untuk mengungkap identitas pelaku. Namun pada akhirnya terbongkar juga dan berhasil diamankan di sebuah kafe di Johor. Saat ditangkap dia tengah bercengkrama bersama rekan-rekannya yang lain.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
