Teh Pucuk Harum Dorong Kreativitas Generasi Muda dalam Berkarya

Live Audition Road to Pucuk Cool Jam 2020 bertajuk "Make The Journey Louder" di Phinisi Point Mall, Makassar.

Terkini.id, Makassar – Sebanyak 20 peserta terpilih kategori band dan kategori ekstrakurikuler di wilayah Makassar tampil di hadapan juri dalam Live Audition Road to Pucuk Cool Jam 2020 bertajuk “Make The Journey Louder” di Phinisi Point Mall, Makassar.

“Juri kategori band yaitu Andi Muhammad lkhlas, Music Director Radio Madama FM dan juri kategori ekstrakurikuler Shuki, Founder Kings Floor Dance Academy,” kata Brand Manager Teh Pucuk Harum Yustina Amelia, Sabtu, 30 November 2019.

Pucuk Cool Jam 2020 merupakan salah satu ajang seni dan kreativitas bagi generasi muda Indonesia yang memiliki minat dan bakat di bidang seni khususnya yang dihelat oleh Teh Pucuk Harum.

Kegiatan ini telah melewati melewati tahap digital audition yang berhasil menjaring lebih dari 400 peserta sejak dibuka pada 2 September hingga 10 November 2019.

Yustina mengatakan peserta yang berhasil lolos seleksi digital audition dari tujuh wilayah yakni Jabodetabek, Bandung, Yogyakarta, Surabaya, Samarinda, Makassar, dan Palembang siap memasuki tahap selanjutnya.

Mereka yang terpilih dari tiap kota selama Road to Pucuk Cool Jam 2020 nanti berkesempatan tampil pada tahap final Pucuk Cool Jam 2020 “Make The Journey Louder” di Yogyakarta pada 1 Februari 2020.

Menurut Yustina, program Pucuk Cool Jam 2020 bukan hanya mengapresiasi anak muda dengan bakat musik tetapi juga ekstrakurikuler yang cukup diminati yakni menari, yang juga akan diseleksi dan yang terpilih akan maju ke tahap final.

“Pucuk Cool Jam memberikan ruang bagi anak muda untuk mengekpresikan diri dan mengembangkan kreativitas mereka secara lebih luas, sekaligus melahirkan talenta-talenta muda yang berani mencoba hal baru dengan unjuk kebolehan di depan publik,” kata Yustina.

Berbeda dari penyelenggaraan tahun-tahun sebelumnya, di Pucuk Cool Jam 2020 ”Make The Journey Loudel” setiap tahapan melibatkan para juri yang berkompeten baik dari musisi maupun dari institusi yang memiliki kredibilitas di bidang seni untuk mendapatkan pemenang Pucuk Cool Jam 2020 yang berkualitas.

Dalam proses digitial audition, dua jurnalis musik senior yakni Fajar Andi dan Ryan Kampua diterjunkan untuk menyeleksi lebih dari 400 peserta band sekolah yang kemudian mengerucut menjadi 20 peserta band di setiap wilayah dari tujuh kota tersebut.

”Setelah mendengarkan semua materi yang dikirimkan, saya cukup bangga dengan kreativitas anak muda yang mengikuti ajang Pucuk Cool Jam 2020, karena kendati masih tergolong pemula, mereka berani dan mampL mengeksplor kemampuan bermusiknya,” kata Fajar Andi.

Tak hanya sebatas layak dan enak didengar dalam meng-cover lagu-lagu namun ada pula yang piawai dalam memainkan aransemen musik sehingga terdengar lebih fresh.

“Sejumlah grup band anak sekolah ini pun sudah memainkan lagu sendiri yang levelnya bisa disandingkan dengan kualitas band rekaman,” paparnya.

Senada dengan koleganya, Ryan Kampua merasa takjub karena semua peserta memainkan musik yang sangat beragam dan tidak terpaku pada muslk-musik yang sedang trend saja.

”Tidak hanya musik yang sedang digemari seperti pop dan rock, lebih dari empat ratusan peserta ini ada juga yang memainkan genre ska hingga heavy metal dan bahkan terdapat beberapa grup yang berani menghadirkan lagu daerah yang diaransemen secara kekinian,” ungkapnya.

Hal itu, kata dia, menjadi bukti bahwa mereka tidak kalah kemampuannya dengan anak muda di lbu kota yang dimudahkan dengan segala fasilitasnya. Tim juri digital audition, menurut Ryan, bakal bekerja lebih ekstra untuk menentukan peserta yang bisa lolos ke babak berikutnya.

Mereka yang terpilih dari tiap kota selama Road to Pucuk Cool Jam 2020 tersebut nantinya akan berkesempatan tampil di tahap final Pucuk Cool Jam 2020 ”Make The Journey Louder” pada 1 Februari 2020 mendatang di Yogyakarta.

Pucuk Cool Jam telah memberikan ruang bagi anak-anak muda untuk dapat mengekspresikan diri dan mengembangkan kreativitas mereka secara lebih luas.

“Sekaligus melahirkan talenta-talenta muda yang berani menantang dirinya untuk mencoba hal baru dengan unjuk kebolehan di depan publik,” pungkasnya.

Berita Terkait
Komentar
Terkini
Palopo

Pemkot Palopo Apresiasi Gelaran Semantik Uncok

Terkini.id, Palopo - Universitas Cokroaminoto (Uncok) Palopo Fakultas Teknik Komputer menggelar seminar nasional teknologi informasi dan komputer (Semantik) yang digelar di Aula Universitas Cokroaminoto Palopo