Temannya Bercanda Tarik Kursi, Sinta Kini Lumpuh

Terkini.id, Makassar – Aksi bercanda mengerjai teman dengan menarik kursi saat teman ingin duduk, cukup sering dilakukan saat di bangku sekolah.

Aksi ini memang bercanda. Namun, kamu yang sering melakukan ini untuk mengerjai teman sebaiknya mulai sekarang berhenti.

Aksi mbercanda itu rupanya bisa berakibat fatal hingga menyebabkan kelumpuhan.

Baca Juga: Lagi, BRSPDF Wirajaya Makassar Terima Bantuan Kursi Roda

Salah satu siswa yang menjadi korban candaan tarik kursi itu adalah Sinta Auliya (19). Siswi SMA ini harus lumpuh kurang lebih 3 bulan gara-gara terjatuh saat kursinya tidarik.

Kejadian itu terjadi saat ia duduk di bangku kelas 7 SMP, sementara efeknya berupa rasa sakit hingga tak bisa berjalan baru ia rasakan tiga tahun setelahnya.

Baca Juga: Peduli Penyandang Disabilitas, Lagi Warga Bantu Kursi Roda

“Buat yg nanya, aku lumpuh cuma lumpuh sementara alhamdulillah. Dalam artian aku ga bisa kemana-mana berdiri/jalan, jd aku ngesot kalo mau ketoilet.

Selama sakit aku cm tiduran aja dikasur dan aku ngerasa ga berguna & hampir nyerah waktu itu,” ceritanya dalam utasan di Twitter, Rabu 11 Desember 2019.

Akibat candaan tarik kursi tersebut, tulang ekor Sinta retak dan tulang belakangnya patah.
Awalnya, Sinta menjalani pengobatan alternatif seperti urut, sayangnya pengobatan tersebut justru membuat kondisi Sinta semakin memburuk.

Akhirnya, orang tua Sinta memutuskan untuk membawanya ke rumah sakit. Dokter mengatakan, untuk memperbaiki kondisinya dibutuhkan waktu yang cukup lama. Karena merasa takut untuk melakukan operasi, Sinta disarankan untuk fisioterapi.

“Tapi keadaan tulangku ga ada perubahan yg baik. akhirnya dokter nyuruh aku buat operasi, aku sempet ga keRS 1 bulan krn aku takut, itu bukan operasi biasa,” ungkap Sinta.

Kondisi Sinta semakin parah, ia tak bisa berjalan ataupun duduk. Sinta harus menjalani operasi tulang ekor dan memperbaiki tulang belakangnya yang patah di usianya yang baru 14 tahun.

“Diumur 14th itu aku gabs ngerasain masa2 suka sama kakel yg ganteng, krn aku lg berjuang buat bs sembuh,” imbuhnya.

Beruntung, operasi yang memakan waktu lima jam di akhir tahun 2016 itu berjalan lancar. Meskipun dokter menegaskan bahwa tulangnya tidak dapat sembuh total, Sinta bersyukur akhirnya dapat berjalan kembali dan dalam kondisi baik hingga saat ini.

Mahasiswi semester 3 ini pun menganjurkan siapapun untuk tidak melakukan candaan tarik kursi agar tidak ada yang bernasib sama seperti yang dialami Sinta. Selain itu, ia mengatakan bahwa siapapun yang pernah mengalami hal serupa sebagai korban, jangan menyepelekan keluhan apapun yang dirasakan.

“Buat adik-adikkuuu yg masih sekolah, pasti lg asik yaa bercanda sm temen-temen. bercanda yg wajar ok? semangat kalian belajarnyaa. ohiya, tolong, tolong banget. kalo kamu pernah jatuh entah jatuh duduk atau jatuh yg bikin tulang km sakit. cpt2 bilang ke org tua sebelum trlambat,” pungkasnya.

Bagikan