Terkini.id, Jakarta – Wali Kota Medan sekaligus menantu Jokowi, Bobby Nasution mendukung polisi untuk tembak mati begal. Ide itu ditolak aktivis HAM seperti KontraS, tapi banyak warga yang mendukung.
Mengutip dari tayangan metrotv, sejumlah warga Kota Medan mengaku mendukung ide Bobby Nasution tersebut.
Hal ini karena keberadaan begal dinilai semakin meresahkan, membuat semua orang, khususnya pelaku UKM selalu was-was setiap kali keluar malam.
“Kondisi medan saat ini kayak macam kota kota mencekam kayak gitu keluar beraktivitas takut jualan was-was,” ucap salah satu warga, Iskandar.
Iskandar mengaku sangat sangat setuju hukum mati atau tembak mati, daripada begal cuma ditangkap, dipernjara lalu bebas dan beraksi lagi.
- Medan Banjir, Kritikan Pedas Menantu Jokowi Sebelum Jadi Wali Kota Diungkit
- Sindir Keras Menantu Jokowi, Nicho Silalahi: Sialnya, Sejak Orang Ini Jadi Wali Kota, Langsung Banjir Daerah Rumahku
- Semprot Menantu Jokowi Soal Lokasi Karantina, Edy Rahmayadi: Saya Gak Peduli Siapa Dia
- Menantu Jokowi Bobby Nasution Mengaku Tidak Tahu Lokasi Karantina, Gubernur Sumut: Tanya Tuhan
- Menantu Jokowi Copot Kadis Kesehatan Medan, Politikus Gerindra: Dia Berbohong
Warga lainnya, Era jjuga mengaku sangat setuju karena begal sudah sangat meresahkan. “Setuju kali bang, biar masyarakat beraktivitas seperti biasa, sekarang susah keluar malam,” ucapnya.
Sebelumnya, Wali Kota Medan Bobby Nasution menjawab kritikan KontraS terkait dukungan tembak mati begal tersebut.
“Tanggapannya untuk LBH sama apa (KontraS juga), oh iya. Saya mewakili para begal, terima kasih untuk LBH,” ujar Bobby dalam keterangannya, dilansir detikSumut, Rabu 12 Juli 2023.
Adalah Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) sebelumnya mengkritik pernyataan Bobby yang mempersilakan pertanyaan mengenai apakah begal perlu ditembak mati atau tidak agar diarahkan ke masyarakat.
“Ya coba tanya masyarakatnya aja, lihat kondisinya. Saya rasa dengan korban-korban yang sudah banyak di Kota Medan, perlu nggak perlunya, coba tanya masyarakat,” ujar Wali Kota Medan Bobby.
KontraS Sumut sebelumnya mengkritik sikap Wali Kota Medan Bobby Nasution yang mendukung polisi menembak mati begal. Sikap Bobby itu dinilai KontraS justru akan menjerumuskan polisi ke posisi yang salah.
KontraS di Jakarta juga mengkritik Bobby. Bahkan KontraS mendesak Bobby meminta maaf dan menarik ucapannya itu.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
