Terkini, Makassar – Di tengah ancaman krisis iklim dan kekhawatiran akan masa depan generasi muda, ribuan guru dari seluruh penjuru Indonesia kembali bersatu membawa harapan melalui gerakan pendidikan.
Temu Pendidik Nusantara (TPN) XII hadir kembali pada 2025 dengan mengusung tema besar “Iklim Pendidikan & Pendidikan Iklim”, yang menjadi seruan bersama untuk aksi nyata dari ruang kelas demi masa depan yang lebih adil dan berkelanjutan.
Perubahan iklim dan berbagai tantangan zaman telah nyata dirasakan oleh para pendidik di lapangan. TPN XII ingin menegaskan bahwa pendidikan tidak bisa tinggal diam. Ia harus menjadi bagian dari solusi.
“Di TPN, kami menggabungkan dua konsep yang seolah-olah terpisah, padahal sangat erat hubungannya.
Pendidikan iklim memengaruhi iklim pendidikan, dan sebaliknya,” terang Najelaa Shihab, pendiri Guru Belajar Foundation, dalam pembukaan TPN XII pada Desember tahun lalu.
- MIWF 2026 Resmi Dibuka, Walikota Appi Tegaskan Komitmen Bangun Ruang Budaya di Makassar
- PMSM SulSel Dorong Transformasi Kepemimpinan lewat Coaching Culture di HR Meet and Talk 2026
- SERABI 2026 Jadi Ajang Grab Edukasi UMKM Perempuan Kelola Bisnis Anti Boncos
- Bank Sulselbar dan Pemkab Bone Sepakat Lanjutkan Kolaborasi Layanan Publik
- Pemkot Makassar Kembangkan LONTARA+ Berbasis Website, Warga Makin Mudah Mengakses Layanan
Ia menekankan bahwa pendidikan iklim relevan bagi siapa pun, tak terbatas pada lokasi geografis atau jenjang pendidikan.
“Misalnya kita bicara soal sampah. Ini bukan semata isu lingkungan, tapi juga menyangkut kedisiplinan dan kualitas lingkungan belajar. Bayangkan jika ruang belajar kita dipenuhi sampah—ini menunjukkan bagaimana iklim pendidikan kita terbentuk,” lanjutnya, menjelaskan.
Memasuki tahun ke-12 penyelenggaraan, TPN akan berlangsung sepanjang 2025 di berbagai kabupaten dan kota di Indonesia. Para pendidik dan komunitas pendidikan di daerah akan menjadi penggeraknya, menyelenggarakan kelas-kelas berbagi, diskusi terbuka, hingga aksi nyata di sekolah dan lingkungan masing-masing.
“TPN bukan sekadar konferensi tahunan, melainkan tempat lahirnya harapan baru bagi pendidikan Indonesia.
Kita melihat langsung bagaimana guru-guru mampu mengambil peran strategis dalam perubahan sosial,” ujar Bukik Setiawan, Ketua Guru Belajar Foundation.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
