Semangat akar rumput inilah yang juga menjadi fokus panitia nasional tahun ini.
“Kami tidak hanya memperluas lokasi pelaksanaan, tetapi juga memperluas jangkauan dampak,” ungkap Azis Hafidhurrahman, Ketua Panitia TPN XII. “Dari kelas kecil di desa hingga ruang guru di kota besar, semua memiliki cerita dan kekuatan untuk bergerak bersama.”
TPN XI tahun 2024 lalu mencatat lebih dari 18.000 guru yang terlibat aktif, dengan 239 kelas berbagi di lebih dari 45 kota dan kabupaten. Dari sana, muncul ragam inisiatif perubahan yang langsung lahir dari pengalaman guru, murid, dan komunitasnya.
Salah satu contoh kuat datang dari penyelenggaraan di Kota Makassar, di mana Komunitas Guru Belajar Nusantara (KGBN) Makassar berkolaborasi dengan Sekolah Islam Athirah menyelenggarakan rangkaian kelas dengan menghadirkan praktik baik dari guru-guru lintas jenjang dan wilayah.
Syamril, Direktur Sekolah Islam Athirah menyampaikan, “Kami percaya kolaborasi antara sekolah negeri dan swasta adalah kunci membangun pendidikan masa depan yang inklusif dan kontekstual.”
- MIWF 2026 Resmi Dibuka, Walikota Appi Tegaskan Komitmen Bangun Ruang Budaya di Makassar
- PMSM SulSel Dorong Transformasi Kepemimpinan lewat Coaching Culture di HR Meet and Talk 2026
- SERABI 2026 Jadi Ajang Grab Edukasi UMKM Perempuan Kelola Bisnis Anti Boncos
- Bank Sulselbar dan Pemkab Bone Sepakat Lanjutkan Kolaborasi Layanan Publik
- Pemkot Makassar Kembangkan LONTARA+ Berbasis Website, Warga Makin Mudah Mengakses Layanan
Gerakan ini juga tidak lepas dari dukungan KGBN secara nasional yang telah menjadi ruang tumbuh para penggerak pendidikan akar rumput.
“KGBN hadir di tengah krisis iklim bukan hanya untuk berbicara tentang lingkungan, tetapi juga tentang bagaimana pendidikan dapat menjadi bagian dari solusinya,” tutur Nuno Riza, Ketua Umum Komunitas Guru Belajar Nusantara. “Jika hari ini kita tidak bicara tentang iklim di ruang kelas, maka anak-anak kita akan menanggung akibatnya di masa depan,”.
Hal senada juga disampaikan Zaid Buri Prahastyo, penggerak KGBN Makassar, “Ini bukan sekadar agenda tahunan. TPN adalah gerakan bersama yang memperlihatkan bahwa perubahan bisa dimulai dari ruang guru, dari kelas-kelas biasa yang dihidupkan oleh guru-guru luar biasa,”.
Lebih dari sekadar pertemuan tahunan, TPN XII menjadi momentum penting untuk menegaskan bahwa pendidikan adalah garda depan dalam menghadapi krisis global. Ini bukan hanya soal apa yang diajarkan di kelas, tetapi juga tentang bagaimana pendidikan mampu memengaruhi arah kebijakan dan membentuk budaya masyarakat yang lebih sadar lingkungan.
Pendidik, penggerak komunitas, hingga masyarakat umum diundang untuk ikut menjadi bagian dari perubahan ini.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
