Temui Gubernur Sulsel, KPK Sebut Biro Humas dan Kominfo Kurang Efisien

Temui Gubernur Sulsel, KPK Sebut Biro Humas dan Kominfo Kurang Efisien

Muh Nasruddin

Penulis

Terkini.id — Gubernur Sulsel, Prof Nurdin Abdullah menerima Koordinator dan Supervisor Pencegahan (Korsupgah) Wilayah II KPK RI, Adlinsyah M Nasution, di Kantor Gubernur Sulsel, Selasa 2 Juli 2019.

Pada pertemuan itu, Adlinsyah M Nasution melaporkan hasil supervisi selama dua hari di Sulsel. Adlinsyah menyebut pihaknya sudah melakukan diskusi mengenai Biro Humas dan Protokol, Dinas Komunikasi dan Informasi (Kominfo) dan Biro Aset.

“KPK juga melakukan diskusi mengenai kehumasan di Pemprov Sulsel. Peran Humas dan Kominfo kurang efisien,” tuturnya kepada Gubernur Sulsel.

Selain itu, tidak ada sinergi yang baik antara pengelola aset dengan pengguna aset di Pemprov Sulsel. “Ada saya lihat bagaimana sinergi antara pengelola dengan pengguna aset,” jelasnya.

Sementara itu, Nurdin Abdullah mengaku, sangat bersyukur dengan adanya tim dari KPK untuk membantu Inspektorat Pemerintah Provinsi (Pemprov) dalam melakukan audit.

Baca Juga

“Kami sangat bersyukur dengan adanya tim dari KPK. Ini sangat membantu untuk bisa bekerja lebih nyaman kedepan,” kata Mantan Bupati Bantaeng dua periode ini.

Pada kesempatan itu juga guru besar Unhas Makassar ini menjelaskan alasan kenapa harus dilakukan perampingan organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkup Pemprov Sulsel.

Bahkan lanjutnya, perampingan tersebut banyak hal yang menjadi pertimbangan baik mengenai anggaran hingga fungsi masing-masing.

“Kita target akan diselesaikan di bulan Juli ini,” ujar mantan Sekjen Apkasi Indonesia itu.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.