Temukan Kejanggalan, Pemuda Desak Transparansi Pengelolaan Dana Covid-19 di Tamaona Gowa

Tulisan ini adalah kiriman dari Citizen, isi tulisan sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis.
Laporkan tulisan
Ilustrasi Covid-19 (Instagram/design.emergency)

Terkini.id, Gowa –Sejumlah pemuda di Kelurahan Tamaona, Kecamatan Tombolo Pao, Kabupaten Gowa mendesak pemerintah setempat untuk transparan terkait pengelolaan dana penanganan Covid-19 di wilayah tersebut.

Sebelumnya kelompok pemuda menemukan beberapa kejanggalan setelah berlangsungnya pertemuan antara Pemerintah Kelurahan Tamaona dan pemuda belum lama ini di Kantor Lurah Tamaona.

Salah seorang pemuda, Idul Azhar mengatakan banyak hal yang tidak sesuai dalam Rincian Anggaran Biaya (RAB) yang dipaparkan dan realitas yang ada di lapangan.

“Sebut saja pada poin makan dan minum petugas posko yang jumlahnya mencapai Rp 8 Juta untuk bulan Mei ini padahal makanan dan minuman di posko kebanyakan dari swadaya masyarakat,” ujarnya, Senin (1/6/2020).

Selain itu, lanjut Idul, terkait pembelian suplemen/vitamin untuk petugas posko yang yang mencapai Rp 2 Juta untuk bulan Mei. Sementara petugas posko baru beberapa kali mendapatkan logistik tersebut.

Menarik untuk Anda:

“Kami juga menyayangkan pembagian masker yang dinilai kurang tepat. Ketika ada pengendara atau orang yang lewat dan tidak pakai masker itu diminta putar balik, mestinya menurut kami mereka itu harusnya diberi masker,” tambahnya.

Sementara pemuda yang lain, Arsil menambahkan, RAB penanganan Covid-19 yang diperlihatkan tidak menyeluruh.

“RAB yang dipaparkan Pemerintah Tamaona hanya bulan Mei 2020. Padahal penanganan Covid-19 ini sudah dimulai sejak pertengahan April lalu,” ujarnya.

Ia menegaskan jika tidak ada transparansi dalam waktu dekat, maka pemuda Tamaona akan mengajak seluruh elemen masyarakat untuk meminta audiens terbuka dari pihak kelurahan.

Terpisah, Lurah Tamaona Rustam Syaharuddin dalam pertemuan tersebut mengatakan akan memberikan RAB penanganan Covid-19 di Kelurahan Tamaona secara menyeluruh.

“Secepatnya kami akan berikan, agar tidak ada lagi asumsi negatif dari pemuda dan masyarakat,” ujarnya.

Konten Bersponsor

Mungkin Anda Suka

Harianto: Kami Tidak Berhenti Mencari Tersangka DS alias Amuk

Kerja Sama MTT Telkomsel-IZI Sulsel Bangun Kembali Rumah Korban Bencana Banjir dan Longsor

Komentar

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar