Terapkan Prokes Covid-19, KLHK Sulsel Laksanakan Upacara Hari Pahlawan 2021

Terapkan Prokes Covid-19, KLHK Sulsel Laksanakan Upacara Hari Pahlawan 2021

R
Subhan Riyadi
Redaksi

Tim Redaksi

Terkini.id, Makassar – Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, melalui Satker UPT LHK Sulawesi Selatan melaksanakan upacara Hari Pahlawan di halaman kantor Balai Diklat Lingkungan Hidup dan Kehutanan Makassar, Jalan Perintis Kemerdekaan Km. 18 Makassar. Rabu, 10 November 2021. 

Mengingat masih dalam suasana pandemi, upacara yang dilaksanakan pukul 07.30 Wita tersebut tetap menerapkan protokol kesehatan covid-19.  “Pahlawanku Inspirasiku” menjadi tema Hari Pahlawan tahun ini.

Thomas Nifinluri selaku Kepala Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Sulawesi Selatan didapuk sebagai inspektur upacara.

Dalam amanat tertulisnya, Menteri Sosial Republik Indonesia Tri Rismaharini yang dibacakan Kepala Balai Besar KSDA Sulsel, Thomas Nifinluri meminta pada seluruh rakyat Indonesia untuk merenung atas dedikasi perjuangan pahlawan bangsa. 

Kemudian, ia berharap juga untuk para generasi penerus bangsa bisa melanjutkan perjuangan untuk negeri ini dengan inovasi dan daya kreasi pada tiap langkahnya dan bersama-sama memperingati Hari Pahlawan.
 
“Negeri ini mengalami penjajahan yang panjang dan menyakitkan. Berkali–kali pemberontakan lokal dikobarkan terhadap penjajah dalam kurun waktu 350 tahun, namun selalu mengalami kegagalan. Ratusan tahun kita terpecah–pecah karena politik devide et impera atau politik adu domba,” kata Mensos dalam amanah tertulisnya. 

Baca Juga

Mensos menegaskan bahwa kita memang berbeda–beda, tetapi jangan sampai terpecah–pecah oleh perbedaan SARA (Suku, Agama, Ras, dan Antar golongan). “Perbedaan justru semakin memperkaya dan memperkuat Bangsa Indonesia dengan Bhinneka Tunggal Ika, berbeda–beda namun tetap satu jua,” ucap Kabalai KSDA Sulsel menyampaikan amanah Mensos pada upacara Peringatan Hari Pahlawan, Rabu 10 November 2021 di halaman BDLHK Makassar. 

Mensos juga berpesan kita harus lebih maju dari tahun sebelumnya. Kita akan buktikan pada dunia, kalau bersama kita bisa mewujudkan cita–cita para Pahlawan.

Pertempuran 10 November 1945 di Surabaya yang kita peringati sebagai Hari Pahlawan ini menjadi contoh, dengan satu tekad, gigih berjuang dan pantang menyerah tanpa mengenal perbedaan apapun.

Mensos RI berpesan, peringatan hari pahlawan ini dapat menginspirasi dan menggerakkan kita semua untuk mengemban misi bersejarah “mengalahkan” musuh bersama yang sesungguhnya, yaitu kemiskinan dan kebodohan dalam arti yang luas.

“Indonesia mempunyai sumberdaya alam yang melimpah dan letak geografis yang strategis. Tantangan terbesar yang dihadapi yakni dibutuhkannya kerja keras secara berkelanjutan dengan didukung inovasi dan daya kreativitas yang tinggi, serta semangat kewirausahaan yang pantang menyerah,” harap Mensos Tri Rimaharini lanjut. 

“Dalam 20 tahun mendatang (2020–2040) kita akan memasuki “bonus demografi”, yaitu periode dimana angka dependency ratio mencapai angka minimal. Dalam periode ini, akan terdapat lebih banyak tenaga kerja produktif yang bermanfaat untuk memenangkan perang melawan kemiskinan dan kebodohan. Namun di sisi lain, juga terdapat kecenderungan berkurangnya lapangan pekerjaan yang harus kita antisipasi dengan cerdas dan seksama. Kenyataan ini, harus kita hadapi dengan semangat wirausaha yang sesungguhnya,” pesan Mensos, Risma.

“Hal ini harus menjadi cambuk untuk meneguhkan persatuan dan kesatuan Indonesia. Kini saatnya kita berdiri dan bergandengan tangan seraya berteriak, kita pasti bisa!!! Tentunya dengan taufik dan hidayah–Nya,” ungkapnya. 

Melalui amanah yang dibacakan Thomas Nifinluri, Kepala Balai Besar KSDA Sulsel, Mensos berpesan marilah kita bersama-sama bahu membahu dengan penuh keikhlasan dan rasa tanggungjawab serta penghormatan atas jasa dan pengorbanan para pahlawan, berikan kontribusi bagi bangsa dan negara sesuai kemampuan dan profesi masing-masing. 

Oleh karenanya ungkap Mensos Risma, kita akan mengupayakan program graduasi yang sesungguhnya, melalui pendidikan vokasi. Serta peningkatan kemampuan untuk memenuhi kebutuhan hidup dengan berbasis peluang yang ada atau peluang yang bisa diciptakan atau minat dan bakatnya. 

“Melalui momentum peringatan Hari Pahlawan tahun 2021 ini mari kita jadikan nilai–nilai kepahlawanan sebagai inspirasi di setiap langkah yang penuh dengan inovasi dan daya kreasi. Setiap orang bisa menjadi pahlawan di bidang apapun, dan bahkan bisa pula memulai dengan menjadi pahlawan bagi ekonomi keluarganya dan komunitasnya. 

Untuk itu, ujar Mensos Tri Rismaharini izinkan saya berbicara tidak ada yang tidak bisa, asal kita mau atau tidak. Kalian bisa kembangkan talenta apa saja. Selama tidak ada kata menyerah dan putus asa dan tetap bekerja keras di tengah keterbatasan yang ada. Semoga kita menjadi pemenang dalam era kehidupan normal baru.

“Satukan tekad dan langkah, secara aktif dalam membangun Indonesia lebih baik dan jadikanlah pahlawan sebagai inspirasi di setiap langkah kehidupan kita,” tutup Thomas mengakhiri amanah Mensos Republik Indonesia Tri Rismaharini.

Hadir pada pelaksanaan upacara Hari Pahlawan tahun 2021, dari P3E Sulawesi dan Maluku selaku Korwil UPT LHK Sulawesi Selatan, Balai Besar KSDA Sulawesi Selatan, Balai Taman Nasional Bantimurung Bulusaraung, Balai Taman Nasional Taka Bonerate, Balai Diklat LHK Makassar.

Selanjutnya Balai Pengamanan dan Penegakan Hukum LHK Wilayah Sulawesi, Balai PDAS HL Jeneberang Saddang, Balai Litbang LHK Makassar, Balai PPI dan Karhutlah Wilayah Sulawesi, BPHP Wilayah XIII Makassar  BPKH Wilayah VII Makassar, Balai PSKL Wilayah Sulawesi, BPTH Makassar, SMK Kehutanan Negeri Makassar.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.