Terbongkar Nama Baru Lagi! Suhartami Pratama Dilaporkan Atas Kasus Binomo, Bareskrim Terus Lakukan Penyidikan

Terbongkar Nama Baru Lagi! Suhartami Pratama Dilaporkan Atas Kasus Binomo, Bareskrim Terus Lakukan Penyidikan

R
Alhini Zahratana
Redaksi

Tim Redaksi

Terkini.id, Jakarta – Kasus Penipuan berkedok investasi bodong terus mengalami penyidikan. Usai IK dan DS ditangkap, sejumlah nama bermunculan. Terbaru adalah Suhartami Pratama.

Ia dilaporkan oleh empat warga Sumatera Utara korban investasi bodong Binomo ke Polda Sumatera Utara Selasa, 22 Maret 2022.

Diketahui ia merupakan mentor Indra Kenz yang saat ini telah mendekam di penjara.

Kuasa hukum korban, Dongan Nauli Siagian mengatakan ke empat kliennya yakni S mengaku mengalami kerugian sekitar Rp 300 jutaan, kemudian JT Rp 80 juta, JS Rp 80 juta, dan FA sekitar Rp 30 juta.

“Kami melaporkan FS dan tiga afiliator Binomo lainnya inisial HAP, EL, dan BS,” kata Dongan Nauli Siagian usai membuat laporan dilansir dari laman Tempo pada Rabu, 23 Maret 2022.

Kepada polisi yang menerima laporan mereka, Dongan Nauli melampirkan bukti setoran dan berbagai dokumen, bukti percakapan aplikasi WhatsApp, buku trading, rekening koran, dan akun Instagram.

Salah satu korban yang melapor inisial JT mengaku membayar Rp 1,4 juta untuk dua kali pertemuan. “Satu kali pertemuan durasi satu jam tapi mentor kami adalah anak buah Fakar bernama Ayu Anggraini Purba. Jika ingin langsung mendapat pelajaran dari Fakar Suhartami bayarnya lebih mahal, Rp 7 juta untuk dua kali pertemuan,” kata JT kepada Tempo.

Seusai belajar analisis candlestick dalam platform Binomo, JT mengaku tergiur untung jumbo. Tanpa ragu, dia memasukkan deposit Rp 80 juta dan mendapat akun Binomo. Ia tergiur ucapan Fakar Suhartami yang mengatakan, akan ada profit konsisten Rp 144 juta per bulan.

“Di dalam buku berjudul Akademi Trading dengan sampul bergambar Fakar Suhartami yang kami peroleh saat pelatihan, isinya hanyalah analisis candlestick yang dengan mudah di copy paste dari Google. Saya baru sadar belakangan hari,” tutur JT.

Diketahui Fakar Suhartami, Indra Kenz, serta Junaidi alias Nodie Wakgenk adalah afiliator Binomo asal Medan.

Mereka mendapat julukan crazy rich Medan karena kaya mendadak dan berpenampilan mewah serta kerap membagikan uang dan beras hingga menggelar turnamen sepakbola. Diduga semua itu dilakukan sebagai tipu daya belaka.

Maraknya kasus penipuan yang masuk dalam fase baru ini turut menjadi sorotan para warganet.

“Terkait kasus investasi trading yang berujung dugaan penipuan via aplikasi Binomo yg saat ini ramai diperbincangkan, KSP Moeldoko berpesan kepada para anak muda Indonesia agar jangan mencari kekayaan yang instan agar kekayaannya juga tidak instan” tulis akun @kiazanetta__.

 
“Semoga Bareskrim tetep berani ngebongkar dalangnya” tulis akun lain @PalaluPitak.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.