Terkini.id, Jakarta – Crazy rich Indra Kenz dijadwalkan akan diperiksa oleh penyidik Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dittipideksus) Bareskrim Polri pada hari Jumat,18 Februari 2022.
Namun Indra Kenz malah memamerkan perjalanannya ke Turki melalui insta story Instagramnya sehingga tidak dapat memenuhi panggilan pemeriksaan dari Bareskrim Polri terkait kasus penipuan Binomo.
Brigjen Whisnu Hermawan selaku Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dirtipideksus) Bareskrim Polri menilai bahwa Indra tidak mempergunakan kesempatan ini untuk mengklarifikasi terkait kasus yang melibatkan dirinya.
“Penyidik telah memberi kesempatan kepada IK untuk mengklarifikasi, tetapi tidak digunakan dengan baik. Malah dia ke luar negeri. Dengan kata lain, dia mengakui kesalahan dia,” kata Whisnu, seperti dikutip dari Detik News.
Kendati demikian, pihak kepolisian tetap bisa menaikkan perkara ini ke penyidikan meski Indra Kenz berhalangan hadir.
- Terbukti Lakukan Penyesatan Konsumen, Hakim Vonis Indra Kenz 10 Tahun Penjara
- Korban Binomo Nangis Menjerit Kecewa Aset Indra Kenz Dirampas Negara
- Trader Binomo Menangis Aset Indra Kenz Dirampas Negara: Hakim Tak Punya Hati
- Sidang Putusan Pengadilan Terdakwa Indra Kenz Ditunda, Korban Kecewa Emosi dan Sempat Ricuh
- Indra Kenz Seret Nama Deddy Corbuzier dan Boy William Dalam Sidang Binomo
Menurutnya jika Indra masih berhalangan untuk hadir ketika sudah mendapat panggilan sebanyak tiga kali, maka pihaknya akan langsung datang menjemput.
“Bisa langsung gelar, penyidikan. Kalau nanti sudah naik sidik, sesuai KUHAP, panggilan sekali nggak datang, dua kali enggak datang, tiga kali dibawa,” jelasnya.
Di sisi lain, pengacara korban Binomo, Finsensius Mendrofa mengatakan bahwa para korban takut jika Indra Kenz pergi untuk menghilangkan bukti.
“Sejak awal kami sudah mendorong Bareskrim Polri untuk segera bertindak dan menyita semua bukti-bukti terkait Binomo dan terlapor ini. Kami sangat khawatir barang bukti dihilangkan, kami tidak menuduh tapi wajar saja korban khawatir,” ujar pengacara korban Binomo,” tutur Finsensius.
Di sisi lain pihaknya juga sangat menyayangkan kepergian Indra Kenz ke luar negeri jelang pemeriksaan dilakukan.
Oleh karenanya, Finsensius dan para korban binomo mendesak pihak kepolisian untuk segera menjemput Indra Kenz agar bisa segera mengusut kasus dugaan tindak pidana pencucian uang melalui aplikasi Binomo yang berkedok trading binary option.
“Kami mendesak bapak Kapolri untuk tegas dan melakukan penjemputan IK di luar negeri, semua aset dilakukan penyitaan. Kami minta terkait pasal tindak pidana pencucian uang harus ditegakkan, semua mitra bisnis, keluarga di usut semua aliran uang,” pungkasnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
