Terkini.id, Jakarta – Pengamat politik Rocky Gerung menyebut sikap Presiden Joko Widodo yang belum memberikan klarifikasi terkait wacana penundaan Pemilu 2024 agak konyol.
Sebab, dia menilai Jokowi sengaja menempatkan dirinya di tengah ketidakpastian penundaan Pemilihan Umum 2024 yang akan berdampak pada perpanjangan masa jabatan presiden.
Menurut Rocky, Jokowi masih menunggu sinyal dari berbagai tanggapan atas perdebatan penundaan pilkada.
“Jadi yang agak konyol adalah Presiden Jokowi menunggangi ketidakpastian itu dalam upaya untuk melihat peluang perpanjangan itu,” kata Rocky dalam webinar Partai Buruh seri ke-9 yang dilakukan secara daring, seperti yang dikutip dari Suaracom. Jumat, 4 Maret 2022.
Menurutnya, diamnya Jokowi bisa menyiratkan bahwa mantan walikota Solo itu setuju dengan penundaan Pilkada 2024. Alhasil, Rocky mengingatkan semua orang bahwa ambisi bisa saja tetap ada.
- Putusan PN Jakpus Tidak Mengikat, DPR: KPU Tetap Lanjutkan Tahapan Pemilu 2024
- Pengadilan Negeri Jakarta Pusat Perintahkan Tunda Pemilu 2024, Ini Penyebabnya!
- Luhut Binsar Panjaitan Tidak Mau Buka Big Data 110 Juta Suara Ingin Pemilu Ditunda, Pengamat Politik: Ini Praktik Manipulasi Opini Publik
- Luhut Menginginkan Pemilu Ditunda, Rizal Ramli: Bang Luhut Hati-Hati Dah Jangan Ngeyel Jangan Kebablasan
- Isu Reshuffle Bakal Dilakukan Jokowi, Demokrat: Langkah yang Tepat Daripada Mengemis Minta Pemilu Ditunda!
“Karena kita tahu, ambisi tetap ada. Jangan kita anggap orang itu mengajukan sesuatu demi hal yang baik. Demi hal yang buruk pun dia akan lakukan,” ujarnya.
Sebelumnya, Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera mendesak Jokowi menolak wacana penundaan Pilkada 2024. Ia berharap Jokowi tidak berdiam diri.
Sebab, diamnya Jokowi selama ini bisa dimaknai sebagai dukungan terhadap wacana penundaan Pilkada 2024.
“Jika terus seperti ini, Pak Jokowi harus kembali menyatakan penolakannya terhadap ide penundaan Pemilu 2024. Diamnya Pak Jokowi bisa multitafsir karena bisa dianggap mendukung penundaan pemilu. Terlebih ide-ide tersebut muncul dari partai pendukung pemerintah,” kata Mardani.
Mardani menegaskan, pandemi Covid-19 yang digunakan untuk menunda pemilu tidak masuk akal. Sebaliknya, ia membandingkan Pilkada 2020 yang tetap digelar meski kasus positif dan penularan meningkat.
“Selain itu, pemerintah juga terus mengklaim kondisi sekarang tertangani dengan baik. Termasuk dengan menyiapkan peta jalan perubahan status bencana ini menjadi endemi,” katanya.
Mardani mengingatkan para pejabat dan pemimpin negara untuk menjunjung tinggi prinsip dan sistem negara.
“Ingat, semangat reformasi mesti tetap dipertahankan dan diperjuangkan bersama. Tentu dengan itikad baik para pengelola negeri saat ini,” katanya.
Sementara itu, Deputi Partai Demokrat dari DPP Bappilu Kamhar Lakumani mendesak Jokowi untuk segera merespon wacana yang berkembang, yakni penundaan Pilkada 2024.
Dia mengingatkan Jokowi bahwa dia harus menolak dengan tegas agar tidak membangkang terhadap reformasi seperti Malin Kundang.
“Karenanya agar tak terus menerus menjadi bola liar dan berpotensi menjerumkan Presiden Jokowi dari jebakan politik yang bisa menjadikannya sebagai Malin Kundang reformasi, Presiden Jokowi mesti segera bersikap tegas dan menjelaskan sikapnya ke publik terhadap isu ini,” kata Kamhar kepada wartawan, Kamis, 3 Maret 2022.
Kamhar berkeyakinan wacana penundaan Pemilu akan berhenti dengan sendiri apabila Jokowi memeikiki sikap tegas.
“Termasuk mengambil sikap tegas terhadap orang-orang terdekatnya yang mencoba menjerumuskannya,” kata Kamhar.
Kamhar meminta Jokowi tidak hanya diam. Sebab diamnya presiden akan memberikan kesan kepada publik bahwa orang nomor satu di republik ini justru setuju dengan wacana penundaan Pemilu.
“Tak boleh hanya diam apalagi melakukan pembiaran sampai isu ini berlalu, karena jika demikian, menjadi berdasar jika publik kemudian berpikir bahwa ini atas sepengetahuan dan sesuai dengan kehendak Pak Jokowi sendiri,” ujarnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
