Terkini.id, Jakarta – Alarm peringatan kebakaran di Gedung DPR, Kompleks Parlemen Senaya sempat berbunyi akibat adanya asap di gedung tersebut.
Asap yang timbul diduga ada kebakaran, namun Sekjen DPR Indra Iskandar membantah. Ia mengatakan bukan kebakaran.
Indra berujar asap yang timbul itu bukan akibat kebakaran. Melainkan akibat dari kabel yang terkena percikan api dari alat las.
“Enggak itu tumpukan kabel yang terkena cipratan alat las saja,” kata Indra seperti ditulis suaracom, jaringan terkini.id.
Ia kembali menegaskan bahwa tidak ada peristiwa kebakaran di Gedung DPR. Mengenai asap yang timbul juga sudah ditangani.
- HAR: Hak Angket DPRD Gowa Demi Menjaga Transparansi dan Amanah Rakyat
- Belanja Lebih Hemat Lewat Kallafriends, Promo Merchant Makin Beragam
- Lima Pendaki Tersambar Petir di Gunung Monrolo Maros, Satu Tewas
- Paskibraka Harus Menjadi Simbol Persatuan, Bukan Ruang Diskriminasi
- Rayakan 40 Tahun Kebersamaan, SMADA 86 Juara Fashion Karnaval TSN II
“Bukan dan sudah ditangani,” singkat Indra
Lebih jauh Indra menjelaskan adanya terkait tumpukan kabel yang terkena percikan api hingga menimbulkan asap.
Ia berujar tumpukan kabel memang belum dipindahkan karena saat ini di Gedung DPR tengah ada pengerjaan lift.
“Kan lagi pengerjaan lift baru, kan menggunakan las. Nah di selahnya ada tumpukan kabel yang belum dipindahkan. Kan kalau karet kena percikan las langsung keluar asap. Itu di basement Nusantara I. Sekarang sudah kondusif,” tandasnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
