Terkini.id, Jakarta – Menjelang Pilpres 2024 mendatang, Ahmad Muzani Sekretaris Jenderal Partai Gerindra mengungkapkan alasan Gerindra masih ingin mengusung Menteri Pertahanan Prabowo Subianto menjadi calon Presiden (Capres) pada pemilu nanti.
Partai Gerindra, kata Muzani, menganggap Prabowo yang sekarang menjabat menteri pertahanan dapat mengatasi sejumlah dampak dari ancaman global.
“Kenapa kami meminta Pak Prabowo maju? Karena inilah sosok yang bisa mengatasi ketika dunia di bawah ancaman perang, dunia dalam ancaman krisis pangan, dan dunia tidak dalam kondisi aman,” kata Muzani.
Selain dari itu, Menhan Prabowo dianggap Partai Gerindra sudah memiliki bekal untuk memimpin Indonesia. Pergaulan dan pengetahuan Prabowo di kancah dunia juga dinilai Partai Gerindra sudah teruji.
Muzani menyebut sikap dan pengetahuan serta pergaulan Prabowo di dunia internasional “menjadi potensi kuat agar bangsa kita bisa tetap bertahan dalam ketidakpastian global.” Dikutip Terkini.id dari jaringan Suara.com. Minggu, 16 Oktober 2022.
- Di Hadapan Kader Gerindra se-Sulsel, Ahmad Muzani: Persiapkan Menghadapi Pemilu 2029
- Temui Ahmad Muzani, Adam Muhammad Diamanatkan Menangkan Prabowo-Gibran di Maktim
- Sekjen Partai Gerindra Ahmad Muzani Singgung Pidato Politik Prabowo
- Temui Kyai Sepuh NU Jatim, Menhan Diskusi Perkuat Keutuhan NKRI
- Wakil Ketua MPR Imbau 'Buzzer' Politik Jangan Buat Narasi yang Memecah Belah Bangsa
Direktur Riset dan Kajian Lingkaran Suara Publik (LSP) Indra Nuryadin menyebut bahwa Menteri Pertahanan RI Prabowo Subianto masih berada di urutan paling atas dalam tangga survei oleh lembaganya.
“Survei ini menegaskan elektabilitas Prabowo masih berada di posisi teratas dengan perolehan 31,8 persen. Disusul oleh Ganjar 20,4 persen, Anies 11,7 persen, dan capres lainnya,” kata Indra dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Sabtu.
Adapun tingkat elektabilitas 17 nama yang masuk dalam radarnya, antara lain, Prabowo Subianto (31,8 persen), Ganjar Prabowo (20,4 persen), Anies Rasyid Baswedan (11,7 persen), Ridwan Kamil (10,5 persen), Agus Harimuti Yudhoyono (7,2 persen), dan Puan Maharani (2,9 persen).
Berikutnya Sandiaga Uno (2,1 persen), Erick Thohir (2,1 persen), Khofifah Indar Parawansa (1,9 persen), Muhaimin Iskandar (1,6 persen), Airlangga Hartarto (1,2 persen), Mahfud MD (0,9 persen), Andika Perkasa (0,6 persen), Surya Paloh (0,3 persen), La Nyalla Mahmud Mattalitti (0,2 persen), Zulkifli Hasan (0,2 persen), Ahmad Syaikhu (0,2 persen), dan undecided voters (4,2 persen).
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
