Tiba di Indonesia, Yusuf Mansur: Saya Diterima Ulama Hadramaut dan Dikasih Panggung!

Terkini.id, Jakarta – Ustadz Yusuf Mansur tiba di Indonesia usai keberangkatannya ke luar negeri beberapa waktu lalu. Namun dirinya malah bangga cerita diterima ulama Hadramaut dan dikasih panggung.

Sebagaimana diwartakan sebelumnya, bahwasanya kediaman Ustadz Yusuf Mansur beberapa waktu lalu digeruduk massa yang mengaku korban penipuan sang ustadz.

Kemudian massa yang mendatangi kediaman sang ustadz sama sekali tidak bertemu dengan orang yang mereka cari itu.

Baca Juga: Ustadz Yusuf Mansur Ingin Buat Pesantren Fashion Week, Warganet Takut...

Beberapa waktu setelah itu, diketahui Yusuf Mansur ternyata sedang melakukan perjalanan untuk bepergian ke luar negeri, termasuk Yaman.

Lantas saja banyak pihak yang menuding sang ustadz Yusuf Mansur kabur dari masalah yang sedang dihadapinya.

Baca Juga: Ustadz Yusuf Mansur Berencana Buat Pesantren Fashion Week Mirip CFW

Setelah dirinya tiba di tanah air Indonesia, kini pernyataannya menjadi sorotan publik. Lantaran ia malah pamer bahwa dirinya diberi kesempatan ceramah oleh ulama-ulama terkenal di sana.

Video pernyataan Yusuf Mansur itu diunggah oleh akun Babe Ruang Publik, sebagaimana dilansir Terkini.id pada Kamis, 30 Juni 2022.

Mulanya, dalam video itu Ustadz Yusuf Mansur dengan bangga mengaku diterima oleh ulama-ulama di sana, bahkan dirinya didoakan dan dikasih panggung.

Unggahan pengguna Babe (Ruang Publik)

Baca Juga: Ustadz Yusuf Mansur Berencana Buat Pesantren Fashion Week Mirip CFW

“Saya diterima di hadapan para ulama tharim, di hadapan para ulama hadramaut,” ujar Yusuf Mansur menceritakan pengalamannya ke luar negeri itu.

“Penerimaan mereka bukan yang tidak tahu kalau saya banyak masalah, kalau saya banyak kasus, kalau saya banyak yang nuduh ini nuduh itu,” ujar Yusuf Mansur menjelaskan.

“Tapi mereka tetap menerima, tetap mendoakan, tetap kemudian memberi panggung buat saya,” ujar Yusuf Mansur melanjutkan ceritanya.

“Saya kan ceramah tuh di sana, di hadapan mahasiswa dan pelajar Daarul Mustofa yang dari kira-kira 70 negara,” ujar Yusuf Mansur menegaskan ceritanya.

Bagikan