Tim Terpadu Pemkot Palopo Sidak Bahan Makanan Olahan

Pemkot Palopo
Tim Terpadu Pemkot Palopo Sidak Bahan Makanan Olahan

Terkini.id, Palopo – Tim terpadu, yang terdiri dari Dinas Perdagangan, Dinas Kesehatan, Dinas Ketahanan Pangan, BPOM, Satgas Pangan, kepolisian dan Pol PP melakukan Inspeksi Mendadak (sidak) bahan makanan olahan baik impor maupun produk dalam negeri di sejumlah mini market dan toko serta gudang rabat di Palopo, Selasa 12 Maret 2019.

Inspeksi tersebut sebagai bentuk tindak lanjut surat edaran gubernur sulawesi selatan nomor 510/1082/Disdag, tanggal 19 Februari 2019 yang berklasifikasi penting dan ditujukan kepada Bupati/Walikota se Sulawesi Selatan tentang antisipasi secara cepat dan tepat terhadap berbagai pihak terkait makanan olahan.

“Karena maraknya peredaran barang di pasaran yang tidak mencantumkan label halal pada kemasan bahan pangan olahan, sehingga dikhawatirkan akan berdampak pada masyarakat,” ungkap Kepala dinas perindustrian Kota Palopo, Zulkifli usai melakukan sidak.

Hal yang sama juga disampaikan Kepala Bidang Perlindungan Konsumen dan Pengawasan Dinas Perdagangan, Nurpati, yang menyampaikan terkait sidak yang dilakukan juga sekaligus dilakukan sosialisasi, terkait akan terbitnya aturan tentang label halal yang berstandar Majelis Ulama Indonesia (MUI).

“Sidak kali ini sekaligus sosialisasj terkait bahan pangan olahan yang berlabel halal, karena pada 2019 ini, semua produk bahan pangan olahan sudah wajib berlabel halal sesuai standar MUI,” ungkap Nurpati.

Pada kesempatan itu juga, tim terpadu Pemkot Palopo mengimbau kepada para pelaku usaha agar tidak lagi mengorder bahan makanan olahan baik lokal maupun impor yang tidak berlabel halal. Dan kepada konsumen agar selalu teliti sebelum membeli.

“Selain pelaku usaha, para konsumen juga harus menjadi konsumen yang cerdas. Jangan asal tarik saja. Tetap jeli. Perhatikan label halalnya, begitu juga dengan masa edar atau kedaluwarsanya,” Himbau Nurpati.

Ditemukan produk tanpa label halal

Pada sidak tersebut ditemukan beberapa produk yang tidak mencantumkan label halal, namun tidak ada penarikan tapi tetap dilakukan pendataan produsennya, dan disampaikan kepada pelaku usaha agar produk tersebut tidak lagi diorder.

Diketahui pada tahun 2019 ini, semua produk bahan pangan olahan sudah wajib berlabel halal sesuai standar MU, dan ketetapan itu akan tertuang dalam undang-undang. Namun sebagai langkah awal dilakukan sosialisasi kepada semua pelaku usaha.

Dari hasil inspeksi itu, sesuai data yang ada, tim terpadu menemukan 102 jenis produk pangan olahan yang tidak berlabel halal, baik impor maupun produk dalam negeri.

Adapun tempat yang menjadi sasaran inspeksi pada kesempatan itu yakni dimulai dari toko gudang rabat Mangga Dua, Alfamidi opsal, opsal plaza, kemudian tim menuju toko baru di Jalan Ratulangi dan berakhir di toko bahan kue cemerlang juga di Jalan Ratulangi Palopo.

Sidak dan sosialisasi tim terpadu terbagi dua kolompok untuk menyasar pelaku usaha di wilayah utara dan selatan Kota Palopo. Sidak masih akan dilanjutkan pada esok hari, Rabu 13 Maret 2019.

Berita Terkait
Komentar
Terkini
Palopo

Pemkot Palopo Apresiasi Gelaran Semantik Uncok

Terkini.id, Palopo - Universitas Cokroaminoto (Uncok) Palopo Fakultas Teknik Komputer menggelar seminar nasional teknologi informasi dan komputer (Semantik) yang digelar di Aula Universitas Cokroaminoto Palopo