Tim Transisi Danny-Fatma Minta Masukan PGRI dan IGI Soal Pendidikan di Makassar

Tim Transisi Danny-Fatma Minta Masukan PGRI dan IGI Soal Pendidikan di Makassar

K
Kamsah
Redaksi

Tim Redaksi

Terkini.id, Makassar – Tim Transisi bentukan Wali Kota-Wakil Wali Kota Makassar terpilih Moh. Danny Pomanto-Fatmawati Rusdi meminta masukan pengurus Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) dan Ikatan Guru Indonesia (IGI).

PGRI dan IGI diundang untuk mendengar langsung ulasan faktual terkait dunia pendidikan, khususnya Kota Makassar. Hadir Ketua PGRI Sulsel, Hasnawi Haris, dan mantan Ketua Umum IGI, Muhammad Ramli Rahim.

“Tim transisi mendengarkan dan berdiskusi terkait bagaimana mensinergikan program pendidikan Danny-Fatma dengan sejumlah masalah yang dihadapi oleh dunia pendidikan di kota Makassar,” kata Juru Bicara Tim Transisi Henni Handayani, Kamis, 4 Februari 2021.

Menurut Henni, kehadiran PGRI dan IGI sebagai mitra eksternal untuk memantapkan realisasi misi Revolusi Pendidikan Danny-Fatma dengan turunan 18 Program Revolusi Pendidikan ke seluruh stakeholder terkait. 

“Tim Transisi berharap program yang sudah dicanangkan mampu direalisasikan secara lebih terukur dan betul-betul menjawab kebutuhan. Adapun SKPD terkait dalam hal ini di bawah koordinasi Disdik sebagai leader program,” ungkapnya.

Baca Juga

Sementara, Ramli Rahim mengatakan cukup banyak tantangan di dunia pendidikan yang harus dijawab oleh Pemkot Makassar. Misalnya angka putus sekolah yang masih cukup tinggi, ketersediaan sumber daya guru yang kompeten, kesejahteraan juga persoalan sistem rekruitmen siswa yang masih carut marut, serta sarana dan prasarana pendidikan yang layak.

“Sekitar 1.125 guru menuju pensiun di kota Makassar dan problem saat ini Makassar kekurangan guru SD dan SMP. Ini adalah kendala-kendala terkini yang terjadi di lapangan saat ini,” kata Ramli Rahim.

Sementara, menurut Ketua PGRI Sulsel Hasnawi Haris menjelaskan, sejumlah problem tersebut diperparah dengan covid-19 yang memukul aktivitas dunia pendidikan. 

“Kami berharap Kota Makassar ke depan bisa menjadi percontohan sistem penataan pendidikan di Indonesia khususnya ditengah pandemi covid19,” tutup Hasnawi.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.