Terkini.id, Makassar – Akibat musim kemarau, sumber air baku milik Perumda Air Minum Kota Makassar mengalami kekeringan.
Humas Perumda Air Minum Kota Makassar, Rusli mengatakan, saat ini, lebih dari 50 ribu pelanggan terdampak kesulitan air bersih.
Hal itu tersebar di timur dan utara kota yang meliputi 5 kecamatan, seperti Kecamatan Ujung Tanah, Tallo, Tamalanrea, Biringkanaya dan sebagian Kecamatan Panakkukang.
“Jadi memang sudah ada keluhan yang masuk terkait distribusi air bersih yang turun drastis,” kata Rusli, Jumat, 18 September 2020.
Rusli memaparkan distribusi air baku turun drastis hingga 80 persen selama musim kemarau. Sumber air baku yang kekeringan terjadi di Sungai Lekkopancing, Kabupaten Maros.
- Ketua BK DPRD Jeneponto Laporkan Dugaan Pencemaran Nama Baik ke Polres Jeneponto, Terlapor Membantah
- DPRD Sulsel Setujui MYP Tahap Dua Rp5 Triliun, Infrastruktur Jadi Prioritas
- Bupati Jeneponto Buka Kegiatan PKM Berbasis Roadmap PPG UIN Alauddin Makassar
- Dinkes Jeneponto Gelar Aksi Bergizi di MTsN 1 Jeneponto, Libatkan Ratusan Siswa
- Akhir Agustus 2026 Makin Dekat, Promo Honda Merdeka Asmo Sulsel Segera Berakhir
“Distribusi menurun signifikan jauh diambang normal. biasanya 500 liter per detik, sekarang hanya 115 liter per detik,” jelasnya.
Upaya Perumda Air Minum mengatasi krisis air bersih dengan mengoperasikan 2 unit pompa untuk menaikkan pasokan persediaan air baku.
Hanya saja, belum maksimal sebab bila penyedotan dilakukan secara terus-menerus maka kadar air akan menjadi garam.
“Sebanyak 2 unit pompa yang dioperasikan untuk menambah debit air di sumber air baku. Tapi terkendala karena kadar air yang garam sehingga tidak bisa diproduksi,” tambahnya.
Sementara, Direktur teknik Perumda Imran Adnan mengaku pihaknya berusaha untuk mencari altrernatif sumber air baku untuk membantu kesulitan air di wilayah tersebut.
Seperti Sungai Moncongloe dan Intake Malengkeri. Namun, ia mengatakan peningkatan tingkat kadar garam yang tiba-tiba di atas ambang batas membuat air tidak bisa diolah sebagai air baku.
“Pada kondisi tertentu penyedotan air baku harus di-stop untuk tetap menjaga kualitas air minum kepada pelanggan-pelanggan kita,” ucapnya.
Selain itu, ia mengatakan Perumda tetap menyiagakan 8 unit armada mobil tangki untuk menyuplai sejumlah daerah yang terkena imbas kekeringan.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
