Tingkatkan Kualitas Komunikasi Ihwal Kebijakan, BI Gelar FGD dan Survei

Terkini.id, Makassar – Untuk meningkatkan kualitas komunikasi ihwal kebijakan, Bank Indonesia (BI) menggelar focus group discussion (FGD) dan survei kebijakan dengan pihak perbankan, perseroan terbatas, hotel, dan media.

Budi Suharjo selaku fasilitas, memaparkan bauran kebijakan BI, mulai dari kebijakan monoter, kebijakan sistem pembayaran, dan kebijakan makroprudensial, serta pengembangan ekonomi dan keuangan syariah, hingga pengelolaan uang rupiah.

“FGD ini diharapkan dapat memberi masukan terhadap kebijakan terkini BI sehingga ke depan BI bisa terus memberikan yang terbaik,” kata Budi di Hotel The Rinra, Kamis, 17 Oktober 2019.

Dia mengatakan BI perlu melakukan kerjasama dan proaktif dengan kelembagaan lain, seperti menjaga inflasi.

“BI tidak sendirian tapi juga bersama dengan pemerintah daerah supaya menjaga alur suplai barang agar bisa terkendali,” ujarnya.

Menarik untuk Anda:

Dia juga mengatakan bahwa BI perlu melakukan pendalaman terhadap pasar keuangan lantaran cukup berpengaruh terhadap stabilitas nilai rupiah.

“Kita bicara stabilitas rupiah ternyata juga berkaitan dengan stabilitas moneter dan sistem pembayaran yang kita miliki,” paparnya.

Hal itu merujuk amanat UU no 6 tahun 2009, BI mempunyai tugas untuk mencapai dan memelihara kestabilan nilai rupiah melalui kebijakan.

Oleh sebab itu, BI terus melakukan komunikasi dengan berbagai stakeholder secara berkesinambungan untuk meningkatakan transparansi, akuntabilitas, dan pemahaman publik terhadap kebijakan BI.

Selain FGD, BI pun melakukan survei ihwal kebijakan BI. Adapun penyelenggara survei yakni PT. Optima Solusi Indonesia dan Departemen Komunikasi Bank Indonesia.

Survei tersebut untuk mengukur tingkat kepuasan responden perihal komunikasi BI terhadap kebijakan yang dikeluarkannya.

Konten Bersponsor

Mungkin Anda Suka

DILo Siap Gelar Kompetisi Hacakthon Festival 2020, Total Hadiah Rp 450 Juta

Setelah Video Penggerebekan Perselingkuhan Viral, Istri Lapor Polisi

Komentar

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar