TK Islam Athirah 2 Virtual Trip Ke Peternakan Pondok Pesantren Al Hikam Jeneponto

Terkini.id, JenepontoTK Islam Athirah 2 kembali mempersiapkan kegiatan Puncak Tema. Nah, kali ini adalah kegiatan Puncak Tema Binatang. Ada yang berbeda dari kegiatan puncak tema ini. Para guru TK Islam Athirah 2 lakukan virtual trip di luar kota Makassar untuk dapat memperkenalkan peternakan binatang kepada anak didiknya.

Virtual trip dilakukan di Pondok Pesantren Al-Hikam Pitape Desa Bungung Loe Kabupaten Jeneponto pada hari Minggu, (28/11/2021). Kedatangan guru-guru TK Islam Athirah 2 disambut hangat oleh pimpinan sekaligus pemilik pondok pesantren, Ustad Akhmad Syafri.

“Terima kasih atas kunjungannya ke Pondok Pesantren kami jauh-jauh dari Makassar, ini merupakan suatu kerhormatan bagi kami” ucapnya ketika menyambut kedatangan seluruh guru TK Islam Athirah 2.

Baca Juga: TK Islam Athirah 1 Makassar Sosialisasi Pembelajaran Tatap Muka Terbatas

Ia pun memperlihatkan peternakan yang dikelola oleh Pondok Pesantren tersebut.

“Di sini kami mengelola 2 peternakan yakni peternakan kuda dan ayam”. Tambahnya sambil menunjukkan peternakan kuda dan ayam tersebut.

Baca Juga: Mulai Belajar Tatap Muka, TK Islam Athirah Sosialisasi dan Tes...

Kegitan virtual trip TK Islam Athirah 2 dipandu oleh 2 reporter yakni Rosmawati, S.Psi dan Nurul Khaimah, S.Pdi. Mereka menjelaskan mengenai cara ternak kuda dan ayam kepada anak didik sambil mewawancari pemilik pondok yang didokumentasikan melalui rekaman video.

Rekaman video tersebut akan melalui proses editing kemudian akan ditampilkan pada puncak kegiatan di hari Kamis, (9/12/2021) melalui aplikasi zoom meet.

Setelah meliput, Kepala TK Islam Athirah 2 memberikan cendramata kepada pemilik Pondok Pesantren Al Hikam sebagai ucapan terima kasih.

Baca Juga: Mulai Belajar Tatap Muka, TK Islam Athirah Sosialisasi dan Tes...

“Terima kasih ustad atas kesediaannya mengizinkan kami untuk meliput peternakan Pondok Pesantren Al Hikam” ucap Rahmawati, S.Pd sambil memberikan cendramata berupa piagam penghargaan kepada ustad Akhmad Syafri.

Citizen Reporter : Sri Rawanti

Bagikan