Terkini.id, Makassar – Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19 Kota Makassar, Ismail Hajiali mengatakan bahwa toko bangunan tak masuk dalam aturan Perwali No 22 tahun 2020 untuk beroperasi di tengah penerapan pembatasan sosial berskala besar (PSBB).
“Itu tidak benar,” kata dia, Selasa, 28 April 2020.
Hal itu ia sampaikan saat merespons isi brosur yang membolehkan toko bangunan beroperasi di tengah pandemi corona. Pasalnya, brosur tersebut telah beredar luas dan mengatasnamakan Tim Gugus Tugas Covid-19 Kota Makassar.
Menurut Ismail, saat PSBB, Perwali hanya membolehkan pelaku usaha yang bergerak pada sektor kesehatan, bahan pangan, energi, komunikasi dan teknologi informasi, media cetak, elektronik, dan online.

Selain itu, sektor keuangan, logistik, perhotelan, konstruksi, industri strategis, pelayanan dasar, utilitas publik dan industri yang ditetapkan sebagai objek vital nasional dan objek tertentu, serta kebutuhan sehari-hari.
- LPS Tahan Tingkat Bunga Penjaminan Setelah BI-rate Naik
- Kasdam XIV Hasanuddin Tak Kuasa Menaha Haru, Kenang Sosok Kolonel Inf Muharwen, Sahabat Sejak Awal Mengabdi
- Iduladha, DPC Gerindra Makassar Salurkan Daging Kurban untuk Kader
- Komitmen Tanpa Batas, Libur Idul Adha, Disdukcapil Jeneponto Tetap Buka Pelayanan, 470 Dokumen Tuntas
- PT Vale Deklarasikan Program Sekolah Bersinar, Wujudkan Lingkungan Belajar Bebas Narkotika
Sebelumnya, sejumlah toko bangunan yang ada di Makassar menjadikan brosur tersebut sebagai acuan membuka toko.
Namun, pihak Satpol PP intens melakukan pemantauan dan menindak toko non-sembako yang masih beroperasi dengan melakukan penyiraman.
“Kami siram pakai zat pewarna,” kata Kepala Satpol PP Kota Makassar Iman Hud.
Menurut Iman, sudah cukup imbauan dan peringatan yang disampaikan mulai dari tingkat lurah, kecamatan, hingga pemerintah kota.
“Selalu saja ada yang tak mematuhi aturan tersebut, makanya kami akan turun menyiram sampai batas waktu yang tidak ditentukan,” kata dia.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
