Terkini.id, Makassar – Pembuktian kemajuan Kota Makassar dibawa tangan dingin Moh Ramdhan Pomanto saat menjabat Wali Kota 2014-2019 diakui Andi Sahibu, salah satu Tokoh Masyarakat Buakana, Kecamatan Rappocini.
Sahibu mengatakan, salah satu pembuktian Danny yang dirasakan warga Buakana adalah Lorong Garden dan Lampu Lorong.
“Alhamdulillah, bapak menciptakan apa yang disebut Lorong Garden dan Lampu Lorong pak, sudah sangat dirasakan masyarakat. Kita pernah mengantar Makassar menjadi nomor satu di Indonesia dan itu bagi kami adalah pembuktian yang luar biasa,” ujar Sahibu. Selasa, 20 Oktober 2020.
Tidak hanya itu, Sahibu juga mengajak seluruh Warga Kelurahan Buakana untuk bersama-sama memenangkan Danny-Fatma di tanggal 09 Desember mendatang.
“Warga yang hadir cuma sedikit pak, karena ada aturan yang harus kita ikuti, sehingga kami taat dengan protokol kesehatan. Saya berdiri sendiri di sini tapi Insya Allah di belakang saya akan banyak orang yang akan memenangkan pak Danny. Tidak ada jalan lain, 09 Desember pak Danny harus oppo,” ujarnya.
- Untuk Pertama Kalinya, Pupuk Subsidi Hadir di Rongkong Luwu Utara
- Momen Pertemuan Fadil Imran dan Ashabul Kahfi di Jakarta, Hangat dan Sarat Makna
- Kisah Mengharukan, Ibu Di Mana? Syifa Rindu, 16 Tahun Menanti Pelukan Sang Ibu
- Four Points Makassar Sajikan Beragam Menu Dimsum Lezat untuk Pecinta Kuliner Asia
- Scoopy Night Culture Siap Ramaikan Night Ride Komunitas Honda di Makassar
Lain lagi yang disampaikan Kartini, Salah Satu Pemandi Jenasah Wanita Muslim yang berada di RW 06, Kelurahan Buakana.
Ia menyampaikan keluhannya lantaran insentifnya terus menurun. Menurutnya berbeda di zaman Danny masih menjabat Wali Kota Makassar.
“Saya pemandi jenazah wanita muslim pak. Jujur pak, waktu bapak menjabat insentif kami ditambah setiap tahunnya, tapi sekarang malah dikurangi pak,” keluhnya.
Selain itu, Kartini juga mengeluhkan Alat Pelindung Diri (APD) bagi Pemandi Jenazah di masa Pandemi ini.
“Saya pemandi jenazah wanita muslim pak, sekarang kalau kami dapat insentif kami bagi tiga, sementara pekerjaan kami ini pak, dalam masa Covid-19 ini kami juga butuh alat pelindung diri, tapi dari Dinas Sosial dikatakan belum ada bu, untuk itu saya berharap pak Danny dan Bu Fatma terpilih kembali dan memperhatikan kami,” ungkapnya.
Menanggapi Keluhan Warga dalam Kampanye dialogis di Kelurahan Buakana, Danny sepenuhnya akan merealisasikan apa yang diinginkan masyarakat, terkhusus apa yang disampaikan Kartini terkait Insentif dan Bantuan APD bagi Pemandi Jenazah.
“Insya Allah bu, kalau kami terpilih insentif Tahunan akan kita ganti menjadi 1 bulan, biarmi sedikit yang penting lancar bu. Kami juga nanti akan bantu alat pelindung. Insya Allah saya punya ji bu, sabar meki, tunggu ma, Ujar Danny.
“Terima kasih pak Haji, motivasi ta’ luar biasa, doakan kami, Insya Allah saya dan bu Fatma bisa terpilih kembali,” pungkas Danny.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
